Mukhlis, Elsa Luthfiyani (2025) NEGOSIASI IDENTITAS DALAM KELUARGA PASANGAN BERBEDA AGAMA. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (577kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf - Submitted Version Download (411kB) |
|
|
Text
BAB 2 (23).pdf - Submitted Version Download (242kB) |
|
|
Text
BAB 3 (25).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (524kB) |
|
|
Text
BAB 4 (23).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (188kB) |
|
|
Text
BAB 5 (17).pdf - Submitted Version Download (136kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA (32).pdf - Submitted Version Download (250kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (640kB) |
Abstract
Indonesia merupakan negara dengan keberagaman agama yang tinggi, yang
sering kali memunculkan dinamika sosial dalam kehidupan masyarakat, termasuk
dalam institusi pernikahan. Pernikahan beda agama di Indonesia masih menjadi
fenomena yang kompleks dan kontroversial, baik dari segi hukum, agama, maupun
penerimaan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pasangan
suami istri yang berbeda agama menegosiasikan identitas mereka dalam kehidupan
rumah tangga. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi
transendental, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman subjektif pasangan beda
agama dalam menghadapi tekanan sosial, tantangan komunikasi, serta strategi mereka
dalam membangun keharmonisan keluarga.
Kerangka teori dalam penelitian ini mengacu pada Teori Negosiasi Identitas
(Identity Negotiation Theory) dari Stella Ting-Toomey, yang menjelaskan bahwa
individu dalam interaksi sosial berusaha mempertahankan dan menegosiasikan
identitas mereka agar dapat diterima dalam lingkungan yang berbeda. Selain itu,
penelitian ini juga menggunakan Teori Dialektika Relasional (Relational Dialectics
Theory) dari Leslie Baxter dan Barbara Montgomery, yang menyoroti adanya
ketegangan dan kontradiksi dalam hubungan interpersonal, termasuk dalam pernikahan
beda agama.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa negosiasi identitas dalam pernikahan beda
agama terjadi melalui strategi komunikasi yang adaptif, kompromi dalam praktik
keagamaan, serta dukungan sosial dari lingkungan sekitar. Faktor kunci yang
menentukan keberhasilan negosiasi identitas adalah tingkat keterbukaan pasangan,
pola komunikasi yang efektif, dan penerimaan keluarga serta masyarakat. Studi ini
memberikan wawasan baru mengenai dinamika pernikahan beda agama di Indonesia
serta implikasinya dalam kajian komunikasi interpersonal dan identitas sosial.
Kata Kunci: Negosiasi Identitas, Pernikahan Beda Agama, Dialektika
Relasional, Identitas Sosial.
90 Ilmu Komunikasi 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 09 Apr 2025 06:31 |
| Last Modified: | 09 Apr 2025 06:31 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31050 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
