Search for collections on Undip Repository

Hubungan antara Kadar Growth Differentiation Factor-15 (GDF-15) dengan Retikulosit dan Immature Reticulocyte Fraction (IRF) pada Pasien Talasemia β Mayor Dewasa

Sarah, Sarah and Widyastiti, Nyoman Suci and Retnoningrum, Dwi and Limijadi, Edward Kurnia Setiawan and Wulanjani, Herniah Asti (2025) Hubungan antara Kadar Growth Differentiation Factor-15 (GDF-15) dengan Retikulosit dan Immature Reticulocyte Fraction (IRF) pada Pasien Talasemia β Mayor Dewasa. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of SARAH-22041521310002-TESIS-ABSTRAK] Text (SARAH-22041521310002-TESIS-ABSTRAK)
SARAH-22041521310002-TESIS-ABSTRAK.pdf

Download (563kB)

Abstract

Latar Belakang: Talasemia beta disebabkan oleh kelainan gen β -globin tunggal sehingga mengganggu sintesis rantai globin hemoglobin. Penyakit ini menyebabkan eritropoiesis inefektif. Growth differentiation factor-15 (GDF-15) berperan penting dalam regulasi eritropoiesis dan meningkat pada kondisi eritropoiesis inefektif. Pemeriksaan retikulosit dan immature reticulocyte fraction (IRF) juga dapat menilai eritropoiesis inefektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar GDF-15 dengan nilai retikulosit dan IRF sebagai indikator aktivitas eritropoiesis pada pasien talasemia beta mayor dewasa.

Metode: Penelitian cross-sectional pada 42 pasien dewasa dengan talasemia beta mayor di RSUP dr. Kariadi yang rutin mendapatkan transfusi darah. Kadar GDF-15 serum diperiksa dengan enzyme linked immunosorbent assay (ELISA), nilai retikulosit dan IRF diperiksa menggunakan alat hematology analyzer. Hasil yang diperoleh dilakukan uji normalitas Shapiro-Wilk. Uji statistik menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Nilai p < 0,05 dianggap signifikan.

Hasil: Nilai median (min-maks) GDF-15 dan retikulosit berturut-turut adalah 3243,5 (445 – 4769) pg/mL dan 4,49 (0,08 – 28,79) %. Rerata ±SD nilai IRF adalah 17,16 ± 10,76 %. Uji hubungan antara kadar GDF-15 dengan nilai retikulosit dan nilai IRF berturut-turut didapatkan (r = 0,331; p = 0,032), (r = 0,410; p = 0,007).

Simpulan: Terdapat hubungan positif lemah antara kadar GDF-15 dengan nilai retikulosit. Terdapat hubungan positif sedang antara kadar GDF-15 dengan nilai IRF

Kata Kunci: Talasemia beta mayor, GDF-15, retikulosit, IRF, eritropoiesis inefektif

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Talasemia beta mayor, GDF-15, retikulosit, IRF, eritropoiesis inefektif
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 11 Apr 2025 06:12
Last Modified: 11 Apr 2025 06:12
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31035

Actions (login required)

View Item View Item