Search for collections on Undip Repository

PENGARUH PEMBERIAN NANOEKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (GARCINIA MANGOSTANA L.) TERHADAP KADAR IL-1 DAN TNF-α DALAM FASE INFLAMASI PENYEMBUHAN FRAKTUR PADA DIABETES MELITUS

Garudanto, Gregorius Gathot and Bakhtiar, Yuriz and Widiastuti, Maria Immaculata (2025) PENGARUH PEMBERIAN NANOEKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (GARCINIA MANGOSTANA L.) TERHADAP KADAR IL-1 DAN TNF-α DALAM FASE INFLAMASI PENYEMBUHAN FRAKTUR PADA DIABETES MELITUS. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-TESIS] Text (ABSTRAK-TESIS)
ABSTRAK TESIS - GREGORIUS GATHOT GARUDANTO.pdf

Download (813kB)

Abstract

Latar Belakang: Penyembuhan fraktur pada diabetes melitus terhambat akibat gangguan inflamasi dan regenerasi tulang. Kulit buah manggis memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang berpotensi mempercepat proses ini. Namun, bioavailabilitas senyawa aktifnya terbatas. Teknologi nanoekstrak meningkatkan penyerapan dan efektivitasnya, sehingga diharapkan dapat menurunkan kadar IL-1 dan TNF-α dalam fase inflamasi penyembuhan fraktur.

Tujuan: Membandingkan ekspresi marker inflamasi dalam fase inflamasi penyembuhan fraktur pada tikus Sprague Dawley yang diinduksi diabetes melitus yang diberikan nanoekstrak kulit buah manggis (Garcinia Mangostana L.) dibandingkan kontrol.

Metode: Penelitian ini merupakan experimental laboratorium in vivo dengan Post Test Only Control Group Design, menggunakan hewan coba sebagai objek penelitian. Kelompok perlakuan meliputi kontrol negatif, nanoekstrak kulit buah manggis dosis 20mg/kgBB/hari, 30mg/kgBB/hari, dan 50mg/kgBB/hari. Sampel berjumlah 24 ekor. Data yang terkumpul berupa ekspresi IL-1 dan TNF-α diolah dan dianalisis dengan SPSS Ver 21.0 for Windows.

Hasil: Terdapat perbedaan bermakna ekspresi IL-1 dan TNF-α (p=0,000). Terdapat perbedaan bermakna ekspresi IL-1 dan TNF-α pada kelompok K(-) terhadap kelompok P1 (0,000 dan 0.000), kelompok P2 (0,000dan 0.000) dan kelompok P3 (0,000 dan 0.000); kelompok P1 terhadap kelompok P2 (0,000 dan 0.000) dan kelompok P3 (0,000 dan 0.000); dan kelompok P2 terhadap kelompok P3 (0,004 dan 0.000).

Kesimpulan: Kadar marker inflamasi dalam fase inflamasi penyembuhan fraktur lebih rendah pada tikus Sprague Dawley yang diinduksi diabetes melitus yang diberikan nanoekstrak kulit buah manggis (Garcinia Mangostana L.) dibandingkan kontrol, terutama pada dosis 50 mg/kgBB/hari.

Kata Kunci: Garcinia mangostana l, IL-1, TNF-α, penyembuhan fraktur, diabetes mellitus

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Garcinia mangostana l, IL-1, TNF-α, penyembuhan fraktur, diabetes mellitus
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program in Biomedical Science
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 14 Apr 2025 03:40
Last Modified: 14 Apr 2025 03:40
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30988

Actions (login required)

View Item View Item