Indrawati, Maria Sherina (2025) DIBALIK PROTEKSIONISME NIKEL INDONESIA: PROSES SEKURITISASI DALAM KEBIJAKAN HILIRISASI NIKEL TAHUN 2012-2023. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
COVER-MARIA SHERINASTITI I-14050119140086.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I - MARIA SHERINASTITI I - 14050119140086.pdf - Submitted Version Download (357kB) |
|
|
Text
BAB II-MARIA SHERINASTITI I-14050119140086.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III-MARIA SHERINASTITI I-14050119140086.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (980kB) |
|
|
Text
BAB IV-MARIA SHERINASTITI I-14050119140086.pdf - Submitted Version Download (242kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA-MARIA SHERINASTITI I-14050119140086.pdf - Submitted Version Download (312kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN-MARIA SHERINASTITI I-14050119140086.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (535kB) |
Abstract
Ekspor bahan mentah khususnya nikel telah berlangsung selama berabad-abad di
Indonesia. Padahal, permintaan nikel terus meningkat dan Indonesia belum
memaksimalkan value sesungguhnya dari komoditas nikel. Oleh karena itu, di
bawah kepemimpinan Jokowi, kebijakan hilirisasi terus digencarkan dengan tujuan
untuk memaksimalkan penambahan nilai terhadap semua komoditas strategis
dimulai dari nikel. Meskipun terdengar pro terhadap masyarakat, alasan Pemerintah
Indonesia melakukan hilirisasi nikel ini tidak mudah untuk diterima oleh
masyakarat nasional maupun internasional. Namun, pemerintah tidak menyerah
dan melakukan segala cara untuk tetap mengesahkan kebijakan hilirisasi nikel,
walau harus digugat oleh UE karena dianggap melanggar perjanjian perdagangan
internasional.
Untuk menganalisis alasan pemerintah tetap gencar mewujudkan hilirisasi
nikel, Penulis mengadopsi teori Sekuritisasi dari Copenhagen School Studies
Theory karya Buzan et al. (1998) yang memiliki 5 indikator sebagai tools dalam
penelitian ini. Penulis menggunakan metode kualitatif dan model interpretasi
analisis konten kualitatif.
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kebijakan hilirisasi nikel terwujud
karena adanya ancaman yang mengganggu kedaulatan dan perekonomian negara
sehingga mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan keamanan dengan tetap
terus melaksanakan hilirisasi nikel.
Disarankan pemerintah Indonesia untuk melengkapi data sekunder dengan
data primer melalui wawancara terhadap target audiens, seperti masyarakat umum
serta para pelaku usaha di sektor pertambangan dengan tujuan untuk memperoleh
pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tingkat penerimaan masyarakat
terhadap narasi ancaman yang dibangun oleh pemerintah.
Keywords: Pemerintah Indonesia, Kebijakan Hilirisasi nikel, Sekuritisasi, Ekspor
Bahan Mentah
21-HI-2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 27 Mar 2025 08:02 |
| Last Modified: | 06 May 2025 03:49 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30951 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
