SYADIDHA, NABILA (2025) STRATEGI DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK (DP3A) DALAM MENGATASI KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA TERHADAP PEREMPUAN DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (265kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf - Submitted Version Download (361kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (560kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf - Submitted Version Download (560kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (14kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (77kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Dinas Pemberdayaan
Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang dalam mengatasi
Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap perempuan berdasarkan teori
strategi Kotten dalam Salusu (1996), yang mencakup empat indikator: strategi
organisasi, strategi program, strategi dukungan sumber daya, dan strategi
kelembagaan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif
dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi organisasi DP3A diarahkan
melalui perumusan visi, misi, dan tujuan yang berorientasi pada perlindungan
perempuan. Strategi program dilaksanakan melalui layanan pengaduan,
pendampingan korban, edukasi masyarakat, dan penyediaan Rumah Aman.
Pada strategi dukungan sumber daya, DP3A membentuk 177 Jaringan
Perlindungan Perempuan dan Anak (JPPA) sebagai ujung tombak pendampingan
korban di tingkat kelurahan, meskipun kapasitas kader JPPA dalam pendampingan
psiko-sosial masih perlu ditingkatkan. Selain itu, DP3A mulai melibatkan laki-laki
melalui Gerakan Pria Peduli Perempuan dan Anak (Garpu Perak), meskipun
anggotanya mayoritas berasal dari kelompok usia lanjut.
Strategi kelembagaan ditempuh melalui pembentukan Peraturan Daerah Kota
Semarang Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pemberdayaan dan Perlindungan
Perempuan, tetapi pelaksanaannya belum optimal karena Peraturan Wali Kota
sebagai aturan turunan masih dalam proses penyusunan dan membutuhkan
keterlibatan lintas sektor. Kesimpulannya, strategi DP3A Kota Semarang telah
berjalan cukup baik berdasarkan teori strategi Kotten, namun perlu penguatan
kapasitas SDM dan penyempurnaan regulasi untuk mewujudkan perlindungan
perempuan korban KDRT yang optimal.
Kata Kunci: Strategi, Kekerasan dalam Rumah Tangga, Perlindungan
Perempuan, DP3A, Kota Semarang
84 ILMU PEMERINTAHAN 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 27 Mar 2025 06:05 |
| Last Modified: | 27 Mar 2025 06:05 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30910 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
