Agustin, Jessica Caesya and Wahyudi, Fendy Eko (2025) UNCOVERING THE SIGNIFICANCE OF NORMS: ASEAN WAY SEBAGAI NORMA DALAM PEMBERANTASAN HUMAN TRAFFICKING DI KAWASAN ASIA TENGGARA (STUDI KASUS INDONESIA). Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (817kB) |
|
|
Text
Bab 1.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (490kB) |
|
|
Text
Bab 2.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (466kB) |
|
|
Text
Bab 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (498kB) |
|
|
Text
Bab 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (231kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (285kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (432kB) |
Abstract
Perdagangan manusia menjadi bentuk ancaman non-tradisional yang nyata
dihadapi oleh kawasan Asia Tenggara karena perannya sebagai negara sumber,
transit, dan tujuan utama. Indonesia sendiri menjadi salah satu negara yang paling
terdampak dengan bentuk human trafficking didominasi oleh kerja paksa serta
eksploitasi seksual. Meskipun Indonesia telah memiliki kebijakan-kebijakan
domestik sebagai bentuk tanggapan atas maraknya human trafficking, akan tetapi
efektivitas pemberantasan masih menghadapi berbagai hambatan, seperti
koordinasi yang lemah, keterbatasan sumber daya, serta perbedaan persepsi di
antara negara anggota ASEAN. Pada dasarnya, ASEAN sebagai sebuah kawasan
memiliki pedoman berperilaku untuk menyelesaikan permasalahan yang
termanifestasi dalam ASEAN Way. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap
pengaruh ASEAN Way dalam mengatasi peredaman efektivitas pemberantasan
human trafficking dengan melihat kasus di Indonesia. Metode kualitatif digunakan
dalam penelitian ini dengan menghimpun data primer maupun sekunder. Teori
konstruktivisme berbasis norma serta konsep regionalisme digunakan sebagai pisau
analisis. Hasil temuan penelitian ini mengungkap bahwa ASEAN Way sebagai
norma kawasan berperan penting dalam mengatasi tantangan tersebut melalui
pendekatan berbasis konsensus dan dialog. Prinsip tersebut memungkinkan
Indonesia untuk lebih efektif dalam berkoordinasi dan menyelaraskan kebijakan
dengan negara-negara ASEAN. Selain itu, pendekatan yang tidak memaksa dan
mengedepankan kerja sama kolektif membantu menyelesaikan perbedaan persepsi
serta meningkatkan efektivitas pemberantasan human trafficking.
Kata kunci: ASEAN Way; perdagangan manusia; ASEAN; norma; kejahatan
transnasional
15 Hubungan Internasional 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 27 Mar 2025 04:52 |
| Last Modified: | 19 Jun 2025 08:46 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30895 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
