Fitriani, Nurul Qomariana and Priyadi, Budi Puspo (2023) PERSPEKTIF EKONOMI DALAM TRADISI SLAMÊTAN KEMATIAN DI DESA LEMAHIRENG, KECAMATAN PEDAN, KABUPATEN KLATEN. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU BUDAYA.
|
Text
Nurul Qomariana Fitriani 13040218130053.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
Nurul Qomariana Fitriani_13040218130053_COVER.pdf - Submitted Version Download (513kB) |
|
|
Text
Nurul Qomariana Fitriani_13040218130053_ABSTRAK.pdf - Submitted Version Download (164kB) |
|
|
Text
Nurul Qomariana Fitriani_13040218130053_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (264kB) |
|
|
Text
Nurul Qomariana Fitriani_13040218130053_BAB 2.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (765kB) |
|
|
Text
Nurul Qomariana Fitriani_13040218130053_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (500kB) |
|
|
Text
Nurul Qomariana Fitriani_13040218130053_BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (706kB) |
|
|
Text
Nurul Qomariana Fitriani_13040218130053_BAB 5.pdf - Submitted Version Download (92kB) |
|
|
Text
Nurul Qomariana Fitriani_13040218130053_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (229kB) |
|
|
Text
Nurul Qomariana Fitriani_13040218130053_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (332kB) |
Abstract
Slamêtan Kematian adalah salah satu kebudayaan Jawa yang kini telah berakulturasi dengan ajaran Islam. Dalam masyarakat Islam kejawen khususnya yang menganut aliran Nahdlatul Ulama Slamêtan Kematian akan dilakukan dalam bentuk kegiatan pengajian bersama mendoakan sanak saudara yang meninggal mendahului kita. Tak hanya do'a bersama biasanya masyarakat akan melakukan makan bersama pula. Hal tersebut terjadi pada masyarakat Desa Lemahireng yang didominasi oleh masyarakat Islam kejawen dengan aliran Nahdlatul Ulama. Masyarakat desa setempat hingga kini masih menjunjung tinggi setiap tradisi Jawa salah satunya Tradisi Slametan Kematian. Tradisi ini memiliki banyak makna didalamnya, salah satunya mengingatkan manusia yang masih hidup untuk selalu mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa karena pada dasarnya kematian tidak mengenal waktu. Pada Slamêtan Kematian pula saudara yang masih hidup diharapkan mengajak maupun mengumpulkan orang-orang sekitar untuk turut mendoakan saudaranya yang telah meninggal sekaligus sebagai bentuk syukur dan terimakasih atas dilancarkannya setiap prosesi Slamêtan Kematian serta bantuan yang telah diberikan oleh orang-orang sekitar kepada tuan rumah yang sedang berduka. Penelitian mengenai Tradisi Slamêtan Kematian ini akan memfokuskan pembahasan mengenai perspektif ekonomi masyarakat yang di mana seiring berkembangnya zaman masyarakat merasa terbebani adanya perayaan Tradisi Slamêtan Kematian yang dinilai semakin berlebihan dan tidak sesuai dengan esensi atau fungsi utamanya. Pada penelitian ini teori yang akan digunakan adalah teori Culture Burden dari salah satu tokoh ahli Antropologi, yakni Sairin dimana pada dasarnya beban budaya adalah beban yang harus dipikul seseorang atau kelompok masyarakat sebagai akibat tuntutan nilai yang datang dari masyarakat itu sendiri. Dari situlah kemudian penelitian ini akan membahas mengenai Tradisi Slamêtan Kematian dengan merujuk perspektif ekonomi sebagai fokus utamanya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy |
| Depositing User: | Mr UPT Perpus Undip |
| Date Deposited: | 17 Jun 2025 00:44 |
| Last Modified: | 04 Jul 2025 05:28 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30861 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
