Maulidha, Syahra Noor (2025) KOREA UTARA DALAM MENGATASI KETAHANAN PANGAN DI TENGAH SANKSI INTERNASIONAL. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Cover. pdf.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1 (1).pdf - Submitted Version Download (270kB) |
|
|
Text
BAB 2 (3).pdf - Submitted Version Download (2MB) |
|
|
Text
BAB 3 (2).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (578kB) |
|
|
Text
BAB 4 (1).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (103kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka (3).pdf - Submitted Version Download (282kB) |
Abstract
Ketahanan pangan menjadi isu global yang perlu dipertahankan hingga
kini. Dalam hal ini kondisi pangan yang baik ada pada setiap individu tanpa
memandang kelas, sehingga dapat memberikan makanan yang bernutrisi dan
bergizi sesuai dengan kebutuhan setiap orang. Aspek tersebut ketika belum
terpenuhi akan mengakibatkan adanya kelaparan, malnutrisi, kemiskinan hingga
mengarah kepada kondisi kerawanan pangan. Makanan tentu dapat dipastikan
ketersediaannya, tetapi akses terhadap pola tersebut mengalami hambatan
termasuk ranah sosial, ekonomi hingga politik. Ketidakstabilan politik suatu
negara menjadi salah satu dampak sulitnya proses persebaran pangan kepada
tujuan yang tepat. Sistem politik yang cenderung demokrasi akan
mempermasalahkan hal tersebut dan berusaha untuk menghindar dari fenomena
kerawanan pangan. Namun, negara yang menganut politik non demokrasi
cenderung sulit menangani tantangan global tersebut. Negara Korea Utara
dibawah rezim otoriter dalam hal ini menjadi posisi yang sulit dalam mengatasi
krisis pangan yang terjadi di wilayahnya. Kelaparan yang terjadi di Korea Utara
merefleksikan kegagalan suatu sistem politik dalam bertanggung jawab kepada
masyarakat yang dilindungi. Penelitian ini ditujukan untuk menjelaskan langkah
yang dilakukan oleh Korea Utara dalam mengatasi kerawanan sumber makanan
dan menjaga ketahanan pangan nasionalnya. Faktor faktor dari sistem politik
yang digunakan akan memperlihatkan kelemahan hingga strategi yang digunakan
negara tersebut melalui kerjasama internasional ditengah sanksi internasional
yang dialami negara tersebut. Adapun konsep yang akan diterapkan berupa
konsep Interdependensi Asimetris dan Selektif serta konsep Diplomasi dan
Kerahasiaan untuk melihat pola kebijakan nasional hingga internasional dalam
bekerjasama dengan negara mitranya dengan tujuan menangani ketahanan pangan.
Teknik pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini dengan
kajian pustaka dan metode analisis data berupa normatif kualitatif. Melalui
pendekatan tersebut menawarkan pemahaman Korea Utara secara non-demokratis
pada strategi ketahanan pangan yang belum banyak dieksplorasi secara mendalam
dalam kebijakan kerjasama internasional negara tersebut. Asumsi penelitian
beranggapan bahwa rendahnya pertahanan pangan tidak hanya disebabkan karena
ketidaktersediaannya pangan atau kelaparan murni, tetapi faktor kekuatan
pemerintah dan beberapa grup kepentingan akan menyebabkan sehingga
memperburuk keadaan pangan. Sehingga Korea Utara menerapkan strategi
interdependensi akibat adanya ketidak seimbangan dan mereka akan terpaku
dalam interdependensi asimetris dan secara selektif untuk mempertahankan
ketahanan pangan.
Kata kunci: Korea Utara, Ketahanan Pangan, Kerawanan Pangan,
Ketergantungan
12 Hubungan Internasional 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 26 Mar 2025 07:25 |
| Last Modified: | 26 Mar 2025 07:25 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30834 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
