Siagian, Fanni and Alfian, Muhammad Faizal (2025) KEMITRAAN PERTAHANAN BILATERAL INDONESIA-PERANCIS DAN MODERNISASI ALUTSISTA TNI PADA PERIODE 2019-2024. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
Bab 1.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (491kB) |
|
|
Text
Bab 2.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (365kB) |
|
|
Text
Bab 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (896kB) |
|
|
Text
Bab 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (170kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (305kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (689kB) |
Abstract
Penelitian ini berangkat dari pencapaian yang belum optimal dalam modernisasi
dan pengembangan Alutsista TNI pada Strategi Minimum Essential Forces (MEF)
Tahap III. Masalah yang muncul: Mengapa Indonesia memilih Prancis sebagai
mitra pertahanan bilateral dalam upaya modernisasi Alat Utama Sistem Senjata
(Alutsista) TNI pada periode 2019-2024?
Tujuan penelitian adalah mengeksplorasi skema pengembangan bersama
dalam diplomasi pertahanan, dengan menyoroti aspek teknologi, ekonomi, dan
efektivitas kerja sama industri pertahanan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan realisme neoklasik untuk
memahami kebijakan luar negeri Indonesia, dengan metode analisis sekunder
terhadap data dari berbagai sumber. Objek penelitian mencakup kemitraan strategis
Indonesia-Prancis dan modernisasi Alutsista TNI.
Hasil penelitian menunjukkan keselarasan visi strategis Indonesia dan
Prancis dalam menjaga stabilitas regional dan menegakkan hukum internasional
tanpa tekanan politik eksternal. Prancis menawarkan fleksibilitas kerja sama,
termasuk transfer teknologi yang mendukung penguatan industri pertahanan
nasional. Kemajuan teknologi militer Prancis juga membantu mengatasi
keterbatasan sumber daya dalam negeri, memperkuat kemandirian ekosistem
pertahanan Indonesia.
Rekomendasi penelitian menekankan pentingnya optimalisasi alih
teknologi dan peningkatan kapasitas industri pertahanan dalam negeri. Pemerintah
disarankan untuk fokus pada kerja sama yang tidak hanya berorientasi pada
pembelian alutsista, tetapi juga transfer pengetahuan dan teknologi secara nyata.
Kata kunci: Kerja Sama Pertahanan Bilateral, Diplomasi Pertahanan, Peralatan
Militer, Kebijakan MEF III, Industri Pertahanan.
7. Hubungan Internasional 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 25 Mar 2025 03:17 |
| Last Modified: | 19 Jun 2025 08:16 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30637 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
