Pangestu, Essa Rella (2025) PERAN PEMERINTAH DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA WISATA UNTUK MEWUJUDKAN COMMUNITY BASED TOURISM (CBT) (Studi Penelitian Desa Pandansari Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (492kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (370kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (224kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (230kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Di Desa Wisata Pandansari, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang,
terdapat asumsi bahwa Pemerintah Desa Pandansari belum berperan terhadap
pengembangan Desa Wisata Pandansari khususnya dalam hal pemberdayaan
masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah dalam
pemberdayaan masyarakat di Desa Wisata Pandansari untuk mewujudkan
Community Based Tourism (CBT). Penelitian ini menggunakan metode penelitian
kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi.
Adapun teori yang digunakan berasal dari Pitana dan Gayantri (2005) mengenai
peran pemerintah sebagai motivator, fasilitator, dan dinamisator. Serta tahapan
masyarakat, berupa tahap penyadaran, pengkapasitasan, dan pendayaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Pandansari telah
mencapai ketiga tahap pemberdayaan masyarakat tersebut. Pemberdayaan
masyarakat di Desa Pandansari berasal dari masyarakat lokal yang tergabung dalam
komunitas masyarakat Kopal Etom. Adapun instansi yang terlibat dalam
pemberdayaan masyarakat di Desa Wisata Pandansari meliputi Pemerintah
Kecamatan Warungasem, Disparpora Kabupaten Batang, dan Disporapar Provinsi
Jawa Tengah. Sedangkan Pemerintah Desa Pandansari belum terlibat dalam upaya
pemberdayaan masyarakat di Desa Wisata Pandansari, dan cenderung berperan
dalam pemberkasan serta sebagai pendukung penyaluran saja.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah, dari beberapa instansi yang terlibat,
Disparpora Kabupaten Batang berperan sebagai motivator, fasilitator, dan
dinamisator. Namun, peran Disparpora Kabupaten Batang sebagai dinamisator
masih terbatas. Sedangkan Pemerintah Kecamatan Warungasem dan Disporapar
Provinsi Jawa Tengah hanya berperan sebagai fasilitator saja. Meski terdapat
minimnya peran pemerintah dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di Desa
Pandansari, konsep Community Based Tourism (CBT) telah berhasil diterapkan
dalam Desa Wisata Pandansari. Hal ini disebabkan, di Desa Pandansari terdapat
komunitas dari masyarakat lokal yang memiliki peranan yang kuat yaitu Kopal
Etom. Selain itu adanya peran fasilitator dari pemerintah juga mendukung proses
pemberdayaan masyarakat khususnya dalam hal pengkapasitasan manusia.
Berdasarkan kondisi tersebut, Desa Wisata Pandansari telah berhasil menerapkan
desa wisata berbasis CBT.
Kata Kunci: Peran Pemerintah, Pemberdayaan Masyarakat, Desa Wisata,
Community Based Tourism
53. Ilmu Pemerintahan 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 24 Mar 2025 08:07 |
| Last Modified: | 02 May 2025 04:19 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30595 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
