Search for collections on Undip Repository

Relasi Koalisi Damai dan Badan Pengawas Pemilihan Umum Dalam Moderasi Konten Kampanye Digital di Media Sosial Pada Pemilihan Umum 2024

Saputri, Noviani Dian (2025) Relasi Koalisi Damai dan Badan Pengawas Pemilihan Umum Dalam Moderasi Konten Kampanye Digital di Media Sosial Pada Pemilihan Umum 2024. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (522kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf - Submitted Version

Download (258kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf - Submitted Version

Download (304kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf - Submitted Version

Download (121kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version

Download (52kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Pemilu 2024 di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dengan
meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sarana utama kampanye
digital. Meskipun media sosial memperluas akses informasi bagi pemilih,
platform ini juga menjadi ruang bagi penyebaran hoaks, disinformasi, dan
ujaran kebencian yang dapat mempengaruhi opini publik serta stabilitas
demokrasi. Untuk mengatasi permasalahan ini, Badan Pengawas Pemilihan
Umum (Bawaslu) berkolaborasi dengan Koalisi Damai, sebuah organisasi
masyarakat sipil yang bergerak di bidang demokratisasi dan moderasi ruang
digital. Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kampanye
yang lebih bersih dan berintegritas. Namun, dalam pelaksanaannya, kerja sama
ini menghadapi berbagai tantangan yang perlu dikaji lebih lanjut.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola hubungan antara Bawaslu dan
Koalisi Damai dalam moderasi konten kampanye digital serta mengidentifikasi
faktor-faktor yang menghambat kerja sama tersebut. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan
data melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka.
Teori relasi antara negara dan masyarakat sipil digunakan sebagai landasan
konseptual untuk memahami dinamika interaksi antara kedua pihak dalam
upaya menjaga integritas kampanye digital.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara Bawaslu dan Koalisi
Damai berada dalam model Collaboration/Cooperation, di mana kedua pihak
bekerja sama dalam memoderasi konten kampanye digital melalui pemantauan,
advokasi kebijakan, dan edukasi publik. Namun, kolaborasi ini menghadapi
tantangan, baik secara internal maupun eksternal. Kendala internal mencakup
kurangnya koordinasi internal dalam organisasi, sementara kendala eksternal
meliputi kesulitan menyelaraskan jadwal pertemuan antara Bawaslu dan
Koalisi Damai serta keterbatasan sumber daya dalam pemantauan konten
secara efektif.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara Bawaslu dan Koalisi
Damai merupakan langkah strategis dalam menjaga integritas pemilu digital.
Namun, untuk meningkatkan efektivitas kerja sama ini, diperlukan penguatan
koordinasi, perluasan jaringan kolaborasi dengan pemangku kepentingan lain,
serta peningkatan sinergi dengan platform media sosial. Dengan langkahlangkah ini, diharapkan kampanye digital dalam Pemilu 2024 dapat
berlangsung lebih sehat, transparan, dan demokratis.
Kata Kunci: Pemilu 2024, Kampanye Digital, Moderasi Konten, Bawaslu,
Koalisi Damai, Relasi Negara dan Masyarakat Sipil
48 Ilmu Pemerintahan 2025

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science
Depositing User: diana nirwani
Date Deposited: 24 Mar 2025 06:46
Last Modified: 24 Mar 2025 06:46
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30578

Actions (login required)

View Item View Item