Waruwu, Clement Alexandrico (2025) Kebijakan Reklamasi Pantai Indah Kapuk (PIK 2): Dampak Terhadap Sosial dan Ekonomi Masyarakat Kecamatan Teluknaga. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
COVER (21).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (346kB) |
|
|
Text
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Download (358kB) |
|
|
Text
BAB II GAMBARAN UMUM.pdf - Submitted Version Download (242kB) |
|
|
Text
BAB III HASIL dan PEMBAHASAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (522kB) |
|
|
Text
BAB IV PENUTUP.pdf - Submitted Version Download (62kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA (22).pdf - Submitted Version Download (201kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN (22).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (385kB) |
Abstract
Pemerintah menjadikan reklamasi Pantai Indah Kapuk (PIK 2) sebagai
konsekuensi logis untuk mengatasi kebutuhan lahan yang semakin tinggi dan guna
meningkatkan perekonomian sektoral maupun nasional. Namun, pada
kenyataannya pembangunan ini justru menghadirkan eksternalitas negatif terhadap
masyarakat di Kecamatan Teluknaga.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak proyek reklamasi PIK 2
terhadap perubahan sosial dan ekonomi masyarakat di Kecamatan Teluknaga,
Kabupaten Tangerang. Pendekatan yang digunakan adalah metode penelitian
kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara
mendalam, dan studi pustaka. Penelitian ini juga didasarkan pada teori perubahan
sosial dan ekonomi serta konsep pembangunan berkelanjutan, dengan menilai
efektivitas kebijakan yang diterapkan dalam proyek reklamasi pantai tersebut.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proyek PIK 2 memberikan dampak
yang signifikan terhadap sosial dan ekonomi masyarakat Kecamatan Teluknaga.
Dari aspek sosial, nelayan mengalami gangguan aktivitas karena pagar laut dan
konflik dengan aparat keamanan karena adanya larangan untuk menjala ikan,
sementara mobilitas spasial masyarakat juga menjadi terhambat akibat infrastruktur
rusak dan banjir, relokasi paksa, serta ancaman kesehatan akibat debu dan
kecelakaan akibat truk proyek. Dari aspek ekonomi, nelayan mengalami kerugian
material, penurunan pendapatan drastis, serta meningkatnya pengangguran akibat
hilangnya lahan pertanian. Dari sisi pembangunan berkelanjutan, proyek ini dinilai
tidak melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan, dan lebih
menguntungkan pemilik modal dibandingkan masyarakat lokal yang bergantung
pada sumber daya alam.
Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan adanya pendekatan
yang lebih inklusif dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek reklamasi, perlunya
regulasi ketat untuk mengawasi pembangunan agar tidak menimbulkan
eksternalitas ke berbagai aspek kehidupan, terutama pada aspek sosial dan ekonomi
masyarakat lokal yang sudah seharusnya menjadi prioritas dalam setiap langkah
pembangunan.
Kata kunci: Reklamasi Pantai, Perubahan sosial-ekonomi, Pembangunan
berkelanjutan
46 Ilmu Pemerintahan 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 24 Mar 2025 06:18 |
| Last Modified: | 24 Mar 2025 06:18 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30570 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
