Mahendra, Bintang Bagus (2025) KOMIK DIGITAL TENTANG FENOMENA POLITIK DI INDONESIA TAHUN 2024: TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS (Studi Penelitian: Penyampaian Pesan Politik oleh Komikus Mice Cartoon di Instagram). Undergraduate thesis, Faculty of Social and Political Science.
|
Text
COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (470kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (329kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (105kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Download (35kB) |
|
|
Text
DAFPUS.pdf - Submitted Version Download (115kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (200kB) |
Abstract
Komik merupakan salah satu media yang unik dalam menyampaikan pesan politik. Di Indonesia, banyak komikus yang menggunakan komik sebagai sarana komunikasi politik, salah satunya adalah Muhammad Misrad, atau yang lebih dikenal sebagai Mice Cartoon. Melalui akun Instagramnya, Mice secara aktif membagikan komik-komik yang mengandung kritik terhadap fenomena politik, terutama menjelang tahun politik 2024. Dengan gaya khasnya, ia mengemas kritik sosial dan politik dalam bentuk humor yang mudah dicerna oleh masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana Mice menyampaikan pesan politik melalui komiknya serta menentukan jenis pesan politik yang terkandung di dalamnya. Untuk menganalisis komik Mice, penelitian ini menggunakan metode Analisis Wacana Kritis yang dikembangkan oleh Van Dijk. Pendekatan ini menelaah tiga struktur wacana utama, yaitu struktur makro, suprastruktur, dan struktur mikro. Ketiga struktur ini membantu dalam memahami bagaimana pesan politik dikonstruksi dalam komik serta bagaimana pesan tersebut diterima oleh audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komik Mice memiliki cara yang unik dalam menyampaikan retorika dan persuasi politik. Komik-komiknya tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai alat komunikasi politik yang efektif. Pesan politik yang disampaikan dalam komik Mice cenderung bersifat negatif atau kritis terhadap kondisi politik tertentu. Selain itu, kritik politik yang diangkat dalam komik ini lebih banyak disampaikan secara implisit atau tersirat, menggunakan berbagai elemen wacana untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan. Penelitian ini memiliki kontribusi dalam pendidikan politik kreatif, terutama bagi generasi muda yang lebih akrab dengan media digital dan visual. Selain itu, penelitian ini juga dapat digunakan untuk mengukur efektivitas dan respons publik terhadap pesan politik yang disampaikan melalui komik dan media kreatif lainnya. Dengan demikian, kajian ini dapat menjadi referensi bagi para akademisi, praktisi komunikasi, serta para komikus dalam memahami dan mengembangkan strategi komunikasi politik yang lebih menarik dan efektif.
Kata kunci: Komik Politik, Analisis Wacana Kritis, Mice Cartoon Indonesia, Politik Indonesia 2024, Instagram
30539
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 24 Mar 2025 02:45 |
| Last Modified: | 24 Mar 2025 02:45 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30539 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
