Search for collections on Undip Repository

OPTIMALISASI BUILDING INFORMATION MODELLING DENGAN TERRESTRIAL LASER SCANNER DALAM SIMULASI EVAKUASI BENCANA DI GEDUNG LABORATORIUM TERINTEGRASI FAKULTAS TEKNIK

CAROLINE, NADIA and SETIAWAN, RACHMAD FAJAR (2025) OPTIMALISASI BUILDING INFORMATION MODELLING DENGAN TERRESTRIAL LASER SCANNER DALAM SIMULASI EVAKUASI BENCANA DI GEDUNG LABORATORIUM TERINTEGRASI FAKULTAS TEKNIK. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of Abstrak_Nadia Caroline dan Rachmad Fajar Setiawan.pdf] Text
Abstrak_Nadia Caroline dan Rachmad Fajar Setiawan.pdf

Download (1MB)

Abstract

Perencanaan jalur evakuasi yang efektif merupakan aspek krusial dalam keselamatan bangunan, terutama pada gedung bertingkat. Salah satunya adalah gedung Laboratorium Terintegrasi Fakultas Teknik yang belum memiliki perencanaan jalur evakuasi secara menyeluruh sesuai dengan standarisasi evakuasi keselamatan bencana kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk membuat simulasi jalur evakuasi dengan mengoptimalkan jumlah sarana jalur keluar serta melakukan uji kelayakan sesuai regulasi yang ada pada gedung Laboratorium Terintegrasi Fakultas Teknik. BIM menggunakan TLS dan UAV digunakan dalam pemodelan desain arsitektural gedung. Hasil akuisisi data eksterior point cloud dari TLS dan UAV dilakukan digitasi pada Autodesk Revit yang kemudian dikombinasikan dengan data interior as built drawing dari pengukuran roll meter. BIM yang terbentuk menggunakan LOD 500 pada data detail dan LOD 300 untuk model lahan, kemudian dilakukan integrasi dengan alat Pathfinder Thunderhead dalam
proses simulasi evakuasi bencana. Hasil akhir penelitian ini meliputi BIM dengan ketelitian, didapatkan nilai RMSE sebesar 0,030 m yang termasuk dalam kategori baik, sehingga dapat dilakukan optimalisasi pembuatan jalur evakuasi. Pembuatan
jalur evakuasi didapatkan panjang maksimal jalur evakuasi adalah 25,717 m pada lantai 1; 27,768 m pada lantai 2; 26,787 m pada lantai 3; 26,698 m pada lantai 4 dan 50,182 pada lantai roof dengan panjang jalur memenuhi PERMEN PU Nomor 26 Tahun 2008 yaitu maksimal 62 m. Hasil simulasi evakuasi dibagi menjadi dua
skenario dengan jumlah 641 agen, skenario pertama kondisi di mana semua pintu di asumsikan terbuka didapatkan total waktu tempuh evakuasi adalah 181,5 detik, sedangkan skenario kedua terdapat 3 akses pintu keluar dalam keadaan tertutup didapatkan total durasi tempuh evakuasi adalah 212 detik. Simulasi evakuasi dapat dilakukan dengan optimal ketika diterapkan pada skenario pertama dengan jumlah penghuni pada gedung sebanyak 641 orang dengan pintu akhir berjumlah 5 buah sesuai NFPA 101 :2021 Chapter 7.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Multi-storey Building, Architectural Design, Evacuation Route, Fire, Pathfinder
Subjects: Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Geodetic Engineering
Depositing User: Geodesi undip
Date Deposited: 21 Mar 2025 07:21
Last Modified: 26 Mar 2025 04:19
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30487

Actions (login required)

View Item View Item