Search for collections on Undip Repository

Gerakan Perempuan Mahardhika dalam Advokasi Sosial Pemenuhan Hak-Hak Normatif Buruh Perempuan

HANDIANSYAH, RIANA (2025) Gerakan Perempuan Mahardhika dalam Advokasi Sosial Pemenuhan Hak-Hak Normatif Buruh Perempuan. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (674kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Submitted Version

Download (795kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Submitted Version

Download (320kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Submitted Version

Download (119kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version

Download (188kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi advokasi dan tantangan
yang dihadapi Gerakan Perempuan Mahardhika dalam pemenuhan hak-hak
normatif buruh perempuan. Pemenuhan hak buruh perempuan harus menjadi
prioritas, mengingat beban yang mereka hadapi sangat besar, sehingga kehadiran
Perempuan Mahardhika penting untuk mengadvokasi hak-hak tersebut. Metode
penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi terhadap
berbagai pihak yang terlibat, termasuk Organisasi Perempuan Mahardhika, buruh
perempuan, penyintas, KBN Cakung dan DPRD DKI Jakarta. Analisis data
menggunakan teori gerakan sosial oleh Robert Misel (2004) dan teori advokasi
sosial oleh Edi Suharto (2009).
Hasil penelitian menunjukan bahwa meskipun Perempuan Mahardhika
telah melakukan berbagai upaya dalam mengadvokasi pemenuhan hak-hak buruh
perempuan, tantangan yang dihadapi di lapangan masih cukup besar, seperti tidak
adanya cuti haid, ketiadaan ruang laktasi di pabrik, laporan pelecehan seksual,
keterbatasan mengakses posko pembela buruh perempuan, sulitnya mendapatkan
saksi kejadian pelecehan seksual dan respon pemerintah hanya bersifat informatif
tanpa disertai aksi nyata.
Rekomendasi yang dihasilkan dalam penelitian ini diharapkan pemerintah
lebih aktif dalam melakukan monitoring, evaluasi dan pengawasan secara berkala
guna menindak tegas perusahaan yang melanggar hak-hak buruh perempuan. KBN
Cakung diharapkan menciptakan lingkungan yang aman bagi buruh perempuan,
korban pelecehan, serta pendamping korban seperti paralegal atau pihak lain yang
mendukung proses advokasi. Selain itu, Perempuan Mahardhika diharapkan dapat
memperkuat jaringan dengan pemerintah agar advokasi yang dilakukan dapat
berjalan secara menyeluruh.
Kata Kunci: Gerakan Perempuan, Advokasi Sosial, Pemenuhan Hak, Buruh Perempuan
28 Ilmu Pemerintahan 2025

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science
Depositing User: diana nirwani
Date Deposited: 21 Mar 2025 00:44
Last Modified: 21 Mar 2025 00:46
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30412

Actions (login required)

View Item View Item