Affandi, Faradilla Nisrina (2025) PERAN AKTOR DALAM KEBIJAKAN PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN REMBANG. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
COVER (1).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (482kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf - Submitted Version Download (619kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf - Submitted Version Download (487kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (394kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf - Submitted Version Download (210kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (185kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (866kB) |
Abstract
Stunting adalah gangguan pertumbuhan linier yang terjadi pada saat kehamilan
hingga berumur 24 bulan yang mengindikasikan kejadian jangka panjang dan
dampak kumulatif dari kurangnya zat gizi, kesehatan, dan pola asuh yang kurang
memadai. Faktor penyebab stunting berasal dari faktor internal dan faktor eksternal.
Stunting berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk menganalisis peran aktor yang terlibat dalam percepatan
penurunan stunting. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif,
menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktor yang terlibat dalam
percepatan penurunan stunting terdiri dari Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial
Pemberdayaan Perempuan dan Kelurga Berencana. Aktor sekunder terdiri dari
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Badan Amil Zakat Nasional, Tim
Pendamping Desa, Kader Posyandu, Masyarakat, dan PT Sumber Alfaria Trijaya
untuk selanjutnya diklasifikasikan dalam peran aktor sebagai pembuat kebijakan,
koordinator, fasilitator, implementor, dan akselerator. Adapun faktor penghambat
dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Rembang berkaitan dengan
komunikasi serta kepercayaan yang berkaitan dengan stigma dan mitos yang ada
dalam masyarakat. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah membuat prioritas
program percepatan penurunan stunting di setiap OPD, menciptakan
kesepemahaman antar aktor terkait pelaksanaan program percepatan penurunan
stunting, meningkatkan pemahaman dan koordinasi antar aktor, serta memberikan
kejelasan informasi secara rinci terkait tugas dan tanggung jawab serta batasan
dalam pelaksanaan program penurunan stunting.
Kata kunci : Stunting, Peran aktor
49 administrasi publik 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 20 Mar 2025 06:31 |
| Last Modified: | 20 Mar 2025 06:31 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30384 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
