Search for collections on Undip Repository

ANALISIS SUFIKS PENANDA TEMPAT ~SHITSU, ~SHO, DAN ~JOU DALAM KOSAKATA BAHASA JEPANG 日本語における接尾辞「~室、~所、~場」

BERNADETTE ARINDA ADELIANA PUTRI ANANTA, BERNADETTE (2024) ANALISIS SUFIKS PENANDA TEMPAT ~SHITSU, ~SHO, DAN ~JOU DALAM KOSAKATA BAHASA JEPANG 日本語における接尾辞「~室、~所、~場」. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of FULL SKRIPSI_Bernadette Arinda - Bernadette Arinda.pdf] Text
FULL SKRIPSI_Bernadette Arinda - Bernadette Arinda.pdf

Download (784kB)

Abstract

INTISARI

Ananta, Bernadette Arinda Adeliana P. 2024. “Analisis Sufiks Penanda
Tempat -shitsu, -sho, dan -jou dalam Kosakata Bahasa Jepang”. Skripsi. Program
Studi S1 Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas
Diponegoro. Dosen Pembimbing: Elizabeth Eka Hesti ANR, S.S., M. Hum.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur dan makna sufiks
penanda tempat -shitsu, -sho, dan -jou dalam bahasa Jepang. Di samping itu,
penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan kemungkinan sufiks -shitsu,
-sho, dan -jou dapat bersubstitusi.
Data pada penelitian diambil dari sumber cetak maupun situs web artikel
berita online berbahasa Jepang. Data tersebut kemudian dikumpulkan melalui
metode simak dengan teknik catat. Metode penelitian yang digunakan merupakan
metode deskriptif kualitatif. Data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis dengan
metode agih. Hasil peneltian disajikan dengan metode informal, yakni dijelaskan
secara deskriptif menggunakan kata-kata yan mudah dimengerti pembaca.
Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa sufiks -shitsu, -sho, dan -jou
melekat pada kata nomina terutama pada futsuumeishii. Tidak ditemukan data
dimana sufiks -shisu, -sho, dan -jou melekati kelas kata selain futsuumeishi. Berbeda
dengan kelas kata, jenis kata dari kata dasar yang melekat pada sufiks bisa saja
berbeda satu sama lain. Pada sufiks -shitsu, ditemukan bahwa jenis kata yang dapat
dilekati merupakan wago dan kango, tidak ditemukan data dengan jenis kata garaigo.
Pada sufiks -sho jenis kata yang dapat dilekati merupakan wago dan kango, tidak
ditemukan data dengan jenis kata garaigo. Sedangkan pada sufiks -jou jenis kata
yang dapat dilekati merupakan kango dan garaigo, tidak ditemukan data dengan jenis
kata wago.
Kemudian dapat diketahui bahwa ketiga sufiks -shitsu, -sho, dan -jou dapat
melakukan subtitusi satu sama lain. Berkaitan dengan ini, faktor subtitusi sufiks
ditentukan melalui skala besar dan kecilnya tempat yang dirujuk oleh makna sufiks.
Berdasarkan hasil penelitian skala sufiks terkecil adalah sufiks -shitsu, diikuti oleh
sufiks -sho, dan sufiks -jou sebagai skala terbesar dalam penelitian ini. Sufiks -shitsu
merujuk pada makna ‘ruangan’ yang biasanya berada pada suatu bangunan, sufiks
-sho merujuk pada makna ‘gedung’ atau ‘bangunan’ untuk melakukan satu kegiatan
spesifik, sedangkan sufiks -jou merujuk pada makna ‘fasilitas’ dan biasanya
digunakan untuk melakukan satu kegiatan spesifik. Sehingga meski dapat
bersubstitusi makna yang terkandung pada kata dasar menjadi berbeda.

Kata Kunci: Sufiks -shitsu, sufiks -sho, sufiks -jou, struktur, makna, substitusi

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Japanese Language and Culture
Depositing User: Mr indra kusuma
Date Deposited: 20 Mar 2025 03:30
Last Modified: 20 Mar 2025 03:30
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30352

Actions (login required)

View Item View Item