Pratama, Arrayan Fadli (2025) PROSES COLLABORATIVE GOVERNANCE PENGEMBANGAN DESA WISATA TEGALWATON KECAMATAN TENGARAN KABUPATEN SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (609kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (612kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (422kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (174kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA (1).pdf - Submitted Version Download (202kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pengembangan desa wisata tidak bisa dilepaskan dari adanya kolaborasi pemangku
kepentingan karena adanya keterbatasan sumber daya. Desa Wisata Tegalwaton
merupakan salah satu desa wisata yang memiliki potensi alam dan budaya
masyarakat yang sangat besar yang masih perlu dikembangkan. Penelitian in
bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis pengembangan Desa Wisata
Tegalwaton dan menjelaskan serta menganalisis proses collaborative governance
pengembangan Desa Wisata Tegalwaton di Kecamatan Tengaran, Kabupaten
Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Pengembangan Desa Wisata Tegalwaton dapat
dilihat melalui Peraturan Daerah Jawa Tengah Nomor 2 Tahun 2019 tentang
Pemberdayaan Desa Wisata meliputi pemasaran desa wisata, penguatan
kelembagaan desa wisata, dan kerja sama kemitraan. Selanjutnya, digunakan teori
proses collaborative governance yaitu dialog tatap muka, membangun
kepercayaan, dan berbagi pemahaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan
deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi,
dan analisis dokumen, kemudian dianalisis dengan teknik triangulasi sumber untuk
memastikan validitas hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam pengembangan Desa Wisata
Tegalwaton membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Namun, masih terdapat
beberapa permasalahan dalam kolaborasi pengembangan Desa Wisata Tegalwaton
antara lain berkaitan dengan permasalahan komunikasi pemangku kepentingan,
akses keterbukaan pengelolaan desa wisata yang masih terbatas, adanya konflik di
antara pemangku kepentingan, dan beberapa pemangku kepentingan tidak
memahami konsep desa wisata.
Kata Kunci: Proses collaborative governance, Pengembangan Desa Wisata, Desa
Tegalwaton
42 Administrasi Publik 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 19 Mar 2025 04:52 |
| Last Modified: | 19 Mar 2025 04:52 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30325 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
