ANOVA, ANORIZA (2025) PENGARUH INTENSITAS KONSUMSI PEMBERITAAN POLISI BRUTAL DAN INTENSITAS KONSUMSI E-WORD OF MOUTH DALAM AKSI PERINGATAN DARURAT DI MEDIA SOSIAL X TERHADAP TINGKAT KEPERCAYAAN MASYARAKAT PADA KEPOLISIAN. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
JUDUL.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1 ANORIZA.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 2 ANORIZA.pdf - Submitted Version Download (142kB) |
|
|
Text
BAB 3 ANORIZA.pdf - Submitted Version Download (540kB) |
|
|
Text
BAB 4 ANORIZA.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (210kB) |
|
|
Text
BAB 5 ANORIZA.pdf - Submitted Version Download (73kB) |
|
|
Text
DAFPUS ANORIZA.pdf - Submitted Version Download (212kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN NANOK.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (612kB) |
Abstract
Media sosial telah menjadi ruang utama bagi masyarakat dalam mengonsumsi
informasi dan berdiskusi tentang isu-isu publik, termasuk kepercayaan terhadap
institusi pemerintah. Salah satu faktor utama yang menjadi penyebab menurunnya
tingkat kepercayaan masyarakat pada kepolisian adalah intensitas konsumsi
pemberitaan polisi brutal dan intensitas konsumsi E-WOM dalam aksi peringatan
darurat di media sosial X.
Penelitian ini menggunakan metode eksplanatori dengan teknik pengambilan
sampel non probability sampling yang melibatkan 100 responden. Teori yang
digunakan adalah Uses and Gratifications Theory, penelitian ini mengeksplorasi
bagaimana informasi dan komentar serta diskusi yang berkembang di media sosial
memengaruhi persepsi publik terhadap institusi kepolisian, terutama dalam kasus
yang melibatkan dugaan tindakan brutalitas.
Hasil penelitian yang didapat melalui pengujian uji hipotesis regresi linear berganda
adalah bahwa intensitas konsumsi pemberitaan polisi brutal dan intensitas konsumsi
E-WOM dalam aksi peringatan darurat di media sosial X terhadap tingkat
kepercayaan masyarakat pada kepolisian berpengaruh negatif dengan nilai
signifikansi yang didapatkan adalah 0,000 < 0,01. Hasil dari penelitian ini
menjelaskan bahwa setiap kenaikan unit variabel X1 akan menurunkan Y sebesar
0,388 atau 38,8%. Serta setiap kenaikan unit variabel X2 akan menurunkan Y
sebesar 45%. Lalu masing-masing dari variabel X1 memberikan pengaruh sebesar
39% dan variabel X2 sebesar 53%. Dengan begitu, variabel X2 memiliki pengaruh
dengan kekuatan yang lebih kuat jika dibandikan dengan variabel X1.
Kata kunci : Pemberitaan Polisi Brutal, E-WOM, kepercayaan publik, kepolisian,
media sosial, Uses and Gratifications Theory
02 ILMU KOMUNIKASI 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 18 Mar 2025 07:43 |
| Last Modified: | 18 Mar 2025 07:49 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30282 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
