Susanto, Ghaida Nur Aziza Fauzia (2025) Evaluasi Kebijakan Kartu Identitas Anak (KIA) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (443kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf - Submitted Version Download (565kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf - Submitted Version Download (253kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (668kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf - Submitted Version Download (36kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (84kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (739kB) |
Abstract
Kartu Identitas Anak (KIA) merupakan kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah
untuk memberikan identitas resmi bagi anak-anak di bawah usia 17 tahun.
Kebijakan ini bertujuan meningkatkan pendataan kependudukan, mempermudah
akses anak terhadap layanan publik, serta memberikan perlindungan dan pengakuan
hukum. Namun, dalam implementasinya di Kota Semarang, program KIA masih
menghadapi kendala seperti rendahnya kesadaran masyarakat, kurang optimalnya
sosialisasi, serta keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran. Penelitian ini
bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan KIA di Kota Semarang dengan
menggunakan pendekatan evaluasi kebijakan menurut William Dunn, yang
mencakup efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang. Teknik pengumpulan
data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pegawai Disdukcapil,
observasi, serta analisis dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
kebijakan KIA telah memberikan manfaat bagi administrasi kependudukan dan
meningkatkan kepemilikan identitas anak, tetapi masih terdapat kendala dalam
pelaksanaannya. Program jemput bola yang dilakukan ke sekolah-sekolah telah
meningkatkan cakupan kepemilikan KIA, namun belum mencapai target optimal.
Beberapa faktor penghambat dalam implementasi kebijakan ini meliputi kurangnya
koordinasi antara Disdukcapil dengan fasilitas kesehatan dan instansi terkait
lainnya, serta kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya KIA.
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun kebijakan KIA di
Kota Semarang telah memberikan dampak positif, masih diperlukan peningkatan
dalam berbagai aspek agar implementasinya lebih efektif. Oleh karena itu,
disarankan agar pemerintah meningkatkan anggaran untuk produksi dan distribusi
KIA, memperluas cakupan sosialisasi dengan pendekatan berbasis komunitas, serta
mengembangkan inovasi digital dalam layanan administrasi kependudukan agar
pendaftaran KIA lebih mudah diakses oleh masyarakat.
Kata Kunci: Evaluasi Kebijakan, Kebijakan Publik, Kartu Identitas Anak,
DISDUKCAPIL Kota Semarang
39. Administrasi Publik 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 17 Mar 2025 07:29 |
| Last Modified: | 17 Mar 2025 07:29 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30224 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
