Agatha, Rara Daffa Indriani (2025) PERBANDINGAN IMPLEMENTASI PROGRAM DESA ANTI POLITIK UANG BAWASLU (STUDI KOMPARASI DESA TUTUP DAN DESA MOJOREMBUN KABUPATEN BLORA). Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (470kB) |
|
|
Text
Bab 1.pdf - Submitted Version Download (258kB) |
|
|
Text
Bab 2.pdf - Submitted Version Download (298kB) |
|
|
Text
Bab 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (547kB) |
|
|
Text
Bab 4.pdf - Submitted Version Download (54kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (118kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Indonesia menghadapi tantangan integritas Pemilu akibat adanya praktik politik uang
yang melanggar asas luber jurdil dan menjadi budaya di masyarakat, khususnya
masyarakat di pedesaan. Untuk mengatasi masalah tersebut, Bawaslu meluncurkan
program Desa Anti Politik Uang sebagai upaya pendidikan politik kepada masyarakat
dengan berbasis pada pengawasan partisipatif. Penelitian ini membandingkan
implementasi program Desa Anti Politik Uang di dua desa di Kabupaten Blora yaitu
Desa Tutup Kecamatan Tunjungan dan Desa Mojorembun Kecamatan Kradenan.
Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan implementasi program di kedua desa
dan menganalisis faktor penyebab perbedaan dalam implementasinya menggunakan
metode kualitatif komparatif dengan subjek penelitian berdasarkan purposive
sampling, melibatkan 12 informan. Data primer diperoleh melalui wawancara,
sementara data sekunder didapat dari tinjauan literatur, dokumen terkait, dan arsip.
Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah pengorganisasian, pemilahan, dan
penyusunan data untuk menemukan pola dan hasil yang relevan. Validitas data diuji
menggunakan teknik triangulasi untuk memastikan akurasi hasil penelitian.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa efektivitas implementasi disebabkan
oleh berbagai faktor internal dan eksternal, seperti keterlibatan tokoh masyarakat,
tingkat pendidikan dan kestabilan ekonomi, serta fanatisme politik. Efektivitas
implementasi program di Desa Tutup didukung oleh kondisi lokal masyarakat,
kedekatan geografis, dan kedekatan sosial dengan Bawaslu Kabupaten Blora yang
mempermudah proses koordinasi dan pendampingan secara intensif. Sebaliknya,
Desa Mojorembun mengalami berbagai hambatan yang menyebabkan minimnya
koordinasi dan pendampingan sehingga program belum dapat diimplementasikan
dengan maksimal. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan berbasis lokal dan
dukungan terintegrasi untuk memastikan keberhasilan Program Desa Anti Politik
Uang di masing-masing desa.
Kata Kunci: Bawaslu, Pemilu, Praktik Politik Uang, Program Desa Anti Politik Uang
20 Ilmu Pemerintahan 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 17 Mar 2025 06:13 |
| Last Modified: | 17 Mar 2025 06:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30208 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
