Gustiputri, Raihanah (2025) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERCEPATAN PENURUNAN DAN PENCEGAHAN STUNTING TERINTEGRASI DI KELURAHAN MARGOMULYO KABUPATEN NGAWI. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (653kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (865kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (306kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Download (63kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (30kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pembangunan nasional Indonesia mencakup sektor kesehatan untuk meningkatkan
kualitas hidup, salah satunya melalui percepatan penurunan stunting, yaitu kondisi
gagal tumbuh akibat kekurangan gizi dan infeksi kronis selama 1000 (seribu) Hari
Pertama Kehidupan (HPK). Tahun 2021, SSGI menunjukkan prevalensi stunting di
Indonesia mencapai 24,4%, dengan Kabupaten Ngawi sebesar 28,5% dan
Kelurahan Margomulyo mencatatkan prevalensi tertinggi 37,46%. Pemerintah
Kabupaten Ngawi berupaya menurunkan angka stunting melalui kebijakan berbasis
Peraturan Bupati No. 4.A Tahun 2020, melalui Program Kemandirian Keluarga,
Gerakan Hidup Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Gerakan 1000 (Seribu) Hari
Pertama Kehidupan (HPK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
implementasi kebijakan percepatan penurunan stunting di Kelurahan Margomulyo
serta mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambatnya. Metode yang
digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui pendekatan analisis top-down Van
Meter dan Van Horn dengan teknik pengumpulan data meliputi wawancara,
observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan Program Kemandirian
Keluarga memiliki hambatan berupa masih kurangnya kesadaran dan pemahaman
masyarakat terhadap kesehatan gizi dan kendala ekonomi. Perlunya peningkatan
edukasi gizi lebih dan dukungan sektor swasta serta masyarakat diperluas guna
menjangkau akses pangan bergizi bagi keluarga berisiko stunting. Adapun Program
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Gerakan 1000 (Seribu) Hari
Pertama Kehidupan (HPK) telah dilaksanakan dengan komitmen yang kuat dari
pemerintah daerah dan koordinasi lintas sektor yang menjadi faktor keberhasilan
program ini ditunjukan dari adanya penurunan prevalensi jumlah balita stunting di
kelurahan Margomulyo Kabupaten Ngawi.
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Stunting, Analisis Top-Down
34 Administrasi Publik 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 14 Mar 2025 07:13 |
| Last Modified: | 02 May 2025 02:22 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30185 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
