Search for collections on Undip Repository

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK PETUGAS DALAM PENGELOLAAN SAMPAH SISA MAKANAN (FOOD WASTE) DARI INSTALASI GIZI RUMAH SAKIT NASIONAL DIPONEGORO

PUTRI, SHAFFA RASYA FERDINAND (2025) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK PETUGAS DALAM PENGELOLAAN SAMPAH SISA MAKANAN (FOOD WASTE) DARI INSTALASI GIZI RUMAH SAKIT NASIONAL DIPONEGORO. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of REPO SHAFFA EDIT.pdf] Text
REPO SHAFFA EDIT.pdf - Published Version

Download (17kB)

Abstract

Pada tahun 2024 di Kota Semarang, 60,8% dari 434 ton sampah adalah sampah sisa makanan (food waste). Rumah sakit turut menghasilkan food waste. Food waste Instalasi Gizi Rumah Sakit Nasional Diponegoro (IG-RSND) dihasilkan dari kegiatan pengadaan dan pengkosumsian makanan. Penelitian bertujuan menentukan faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik pengelolaan food waste IG-RSND. Menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah petugas Instalasi Gizi dan Instalasi Sanitasi dan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang mengelola food waste IG-RSND, sampel ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh sebanyak 25 petugas (pramusaji, cooker, housekeeping, tata boga sekaligus supervisor, dan dari Sanitasi dan IPAL). Perolehan data menggunakan wawancara dan observasi dengan instrumen kuesioner, lembar wawancara dan lembar observasi. Data dideskripsikan kemudian dianalisis menggunakan chi-square. Diperoleh hasil 45% responden berusia 31-36 tahun (minimal 23 tahun; maksimal 40 tahun; rata-rata 30,65 tahun), sebanyak 55% petugas housekeeping, dan 75% sudah bekerja >5 tahun (minimal 1 tahun; maksimal 10 tahun; rata-rata 6,75 tahun). Kualitas sarana prasarana sudah optimal pada tahap pewadahan dan pengangkutan namun kurang optimal pada pengolahan. Dukungan rumah sakit sudah optimal dalam penyediaan Alat Pelindung Diri (APD), pengawasan serta evaluasi, penyimpanan data pengelolaan food waste, serta pemberian apresiasi kepada petugas namun belum optimal pada sosialisasi, penyediaan pedoman, jalinan kerja sama. Pengetahuan, sikap serta praktik yang positif berturut-turut adalah 20%, 20% dan 25%, tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan, sikap terhadap praktik (p=1); (p=0,530). Praktik dalam pengelolaan food waste IG-RSND tidak terdapat hubungan dengan pengetahuan, sikap, kualitas sarana prasarana, serta dukungan rumah sakit.

Kata Kunci : Rumah sakit, Instalasi Gizi, Pengelolaan Sampah, Sampah Sisa
Makanan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Public Health
Divisions: Faculty of Public Health > Department of Public Health
Depositing User: endah nurkhayati
Date Deposited: 14 Mar 2025 06:16
Last Modified: 08 Apr 2025 02:02
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30180

Actions (login required)

View Item View Item