Search for collections on Undip Repository

MANAJEMEN BENCANA BANJIR ROB DI KAWASAN RUMAH DERET TAMBAKREJO KECAMATAN SEMARANG UTARA KOTA SEMARANG

Budi, Wahyu Setia (2025) MANAJEMEN BENCANA BANJIR ROB DI KAWASAN RUMAH DERET TAMBAKREJO KECAMATAN SEMARANG UTARA KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (557kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Submitted Version

Download (618kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Submitted Version

Download (632kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (913kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Submitted Version

Download (168kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version

Download (189kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Kota Semarang menghadapi ancaman banjir rob yang terjadi hampir setiap hari,
termasuk di pemukiman Rumah Deret Tambakrejo, Kecamatan Semarang Utara.
Rumah Deret dibangun sebagai hunian relokasi bagi warga terdampak normalisasi
Banjir Kanal Timur (BKT), namun dalam waktu kurang dari dua tahun, kawasan
ini mengalami genangan rob harian setinggi 20–40 cm. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis manajemen bencana banjir rob yang dilakukan di kawasan
tersebut serta kesesuaiannya dengan panduan kebencanaan yang berlaku. Penelitian
ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan purposive sampling untuk
memperoleh data dari berbagai sumber, termasuk warga, LSM, dan pemangku
kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen yang
dilakukan masih terbatas pada aspek struktural sederhana, seperti meninggikan
rumah dan pemanfaatan mangrove sebagai penghalang alami. Masyarakat belum
mendapatkan edukasi kebencanaan secara optimal, dan BPBD Kota Semarang
belum melakukan intervensi khusus karena banjir rob dianggap sebagai fenomena
rutin. Sebagai solusi, perlu adanya kolaborasi lebih erat antara pemerintah,
masyarakat, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam upaya manajemen
bencana. Mitigasi non-struktural seperti sosialisasi dan pelatihan kebencanaan
harus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga.
Selain itu, pengaktifan kembali peran Kelurahan Tangguh Bencana (KTB) dan
Kelurahan Siaga Bencana (KSB) sangat penting agar koordinasi penanggulangan
bencana di tingkat lokal dapat berjalan lebih efektif. Penguatan kebijakan dan
pengawasan terhadap pengelolaan anggaran bencana juga diperlukan agar program
benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak.
Kata kunci : Banjir Rob, Manajemen Bencana, Rumah Deret
28 Administrasi Publik 2025

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration
Depositing User: diana nirwani
Date Deposited: 11 Mar 2025 05:07
Last Modified: 11 Mar 2025 05:07
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30058

Actions (login required)

View Item View Item