Pramesti, Anandita and Maziyah, Siti and Khumairoh, Izmy (2023) SAKRALISASI TOKOH PANGERAN SUROMANGUNJOYO DALAM MEDIA FOLKLOR DI DESA NGLUYU, KECAMATAN NGLUYU, KABUPATEN NGANJUK. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU BUDAYA.
|
Text
Anandita Pramesti 13040219120018.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
Anandita Pramesti 13040219120018_Cover.pdf Download (471kB) |
|
|
Text
Anandita Pramesti 13040219120018_Bab I.pdf Download (170kB) |
|
|
Text
Anandita Pramesti 13040219120018_Bab II.pdf Download (670kB) |
|
|
Text
Anandita Pramesti 13040219120018_Bab III.pdf Restricted to Repository staff only Download (272kB) |
|
|
Text
Anandita Pramesti 13040219120018_Bab IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (918kB) |
|
|
Text
Anandita Pramesti 13040219120018_Bab V.pdf Download (122kB) |
|
|
Text
Anandita Pramesti 13040219120018_Dafpus.pdf Download (231kB) |
Abstract
Perkembangan zaman yang semakin modern tidak lantas dapat menghilangkan kearifan lokal dalam suatu masyarakat. Hal ini terjadi juga pada masyarakat Desa Ngluyu, Kabupaten Nganjuk yang sampai saat ini masih memegang teguh kepercayaan pada satu tokoh bernama Pangeran Suromangunjoyo. Tokoh ini lah yang hendak peneliti bahas lebih dalam, baik melalui persepsi masyarakat maupun segala tindakan yang dilakukan guna menjaga kesakralan Pangeran Suromangunjoyo. Penelitian ini menggunakan dua teori, pertama teori mengenai konsep ketabuan dan ritual milik Mary Douglas untuk menjelaskan berbagai pantangan serta sikap-sikap terkait ritual yang ditujukan kepada Pangeran Suromangunjoyo. Kedua, teori folklor milik James Danandjaja untuk menjelaskan berbagai fenomena yang ada di Ngluyu sebagai folklor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data diperoleh melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Informan terdiri dari keturunan Pangeran Suromangunjoyo, kepala desa, pemuda desa, pendatang, peziarah, juru kunci serta penjaga Makam Mbah Gedong (Makam Pangeran Suromangnjoyo). Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa masyarakat Desa Ngluyu masih mempercayai berbagai pantangan yang ada namun tidak semuanya mengikuti ritual yang dipersembahkan kepada Pangeran Suromangunjoyo.Perbedaan pendapat ini bisa terjadi karena kadar kepercayaan masing-masing individu saling berlawanan. Bagi mereka yang percaya, doa yang dititipkan melalui Pangeran Suromangunjoyo lebih cepat terkabul. Oleh karena itu, para peziarah Makam Mbah Gedong banyak yang meminta untuk diberikan kesehatan, ketenangan hidup, keharmonisan rumah tangga serta kelancaran usaha.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy |
| Depositing User: | Mr UPT Perpus Undip |
| Date Deposited: | 09 Apr 2025 02:32 |
| Last Modified: | 09 Apr 2025 02:32 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30007 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
