Search for collections on Undip Repository

NILAI RETENSI NITROGEN PADA DOMBA LOKAL YANG DIBERI PAKAN RUMPUT ODOT (Pennisetum purpureum cv. Mott) DAN INDIGOFERA (Indigofera zollingeriana)

Firmansya, Afandy and Nuswantara, Limbang Kustiawan and Christiyanto, Marry (2022) NILAI RETENSI NITROGEN PADA DOMBA LOKAL YANG DIBERI PAKAN RUMPUT ODOT (Pennisetum purpureum cv. Mott) DAN INDIGOFERA (Indigofera zollingeriana). Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan Dan Pertanian.

[thumbnail of Afandy Firmansyah - Skripsi (Bab I - III).pdf] Text
Afandy Firmansyah - Skripsi (Bab I - III).pdf - Submitted Version

Download (190kB)
[thumbnail of Afandy Firmansyah - Skripsi (Full).pdf] Text
Afandy Firmansyah - Skripsi (Full).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai retensi nitrogen pada domba
lokal yang diberi pakan rumput odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) dan
indigofera (Indigofera zollingeriana). Manfaat dari penelitian ini adalah
memberikan informasi mengenai retensi nitrogen pada domba lokal yang diberi
pakan kombinasi rumput odot dan indigofera.
Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah domba Ekor Tipis
berumur ±6 bulan sebanyak 16 ekor dengan bobot badan rata-rata 16,03±1,54 kg.
Bahan yang digunakan antara lain pakan perlakuan berupa rumput odot dan legum
indigofera, sampel urin dan feses, H2SO4 0,1 N, katalisator CuSO4 dan K2SO4,
H2SO4 pekat, aquades, NaOH 45%, H3BO3 4%, indikator Methyl Red (MR) dan
Brom Cressol Green (BCG).
Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental menggunakan
rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan 4 ulangan. Perlakuan
yang diterapkan adalah perbedaan taraf pakan, yaitu T0= 100% rumput odot, T1=
95% rumput odot + 5% indigofera, T2= 90% rumput odot + 10% indigofera dan
T3= 85% rumput odot + 15% indigofera. Taraf pemberian pakan dilakukan
berdasarkan 100% bahan kering (BK).
Parameter yang diukur adalah konsumsi BK, kecernaan BK, konsumsi
nitrogen (N), N terretensi dan pertambahan bobot badan harian (PBBH). Data yang
diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada
taraf signifikansi 5% dan jika pengaruh signifikan, maka dilanjutkan dengan uji
Duncan untuk mengetahui perbedaan rataan antar perlakuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi BK, kecernaan BK, konsumsi
N, N terretensi dan PBBH nyata (P<0,05) dipengaruhi oleh perlakuan. Konsumsi
BK dari T0, T1, T2 dan T3 secara berturut-turut adalah 632,88, 775,81, 639,32 dan
633,31 g/ekor/hari. Kecernaan BK dari T0, T1, T2 dan T3 secara berturut-turut
adalah 78,68, 76,15, 74,17 dan 72,04%. Konsumsi N dari T0, T1, T2 dan T3 secara
berturut-turut adalah 11,26, 14,54, 12,59 dan 13,07 g/ekor/hari. Retensi N dari T0,
T1, T2 dan T3 secara berturut-turut adalah 5,91, 8,30, 6,98 dan 6,85 g/ekor/hari.
Nilai PBBH dari T0, T1, T2 dan T3 secara berturut-turut adalah 33,75, 50,31, 42,64
dan 38,23 g/ekor/hari.
Simpulan penelitian ini adalah pemberian pakan kombinasi 95% rumput odot
dan 5% indigofera dapat digunakan sebagai pakan hijauan yang mampu
meningkatkan konsumsi bahan kering, konsumsi nitrogen, retensi nitrogen dan
pertambahan bobot badan harian.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Animal and Agricultural Sciences
Divisions: Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
Depositing User: Aulia Habib
Date Deposited: 27 Feb 2025 07:51
Last Modified: 27 Feb 2025 07:51
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/29731

Actions (login required)

View Item View Item