PUTRI, SALSABILA ZERLINA and Suharto, R. Suharto and Adhi, Yuli Prasetyo (2025) ANALISIS PENERAPAN PASAL 1820 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA TENTANG PENANGGUNGAN (BORGTOCHT) DALAM KASUS WANPRESTASI PADA PUTUSAN NOMOR 35/Pdt.G/2022/PN NJK. _003 PDT 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
SALSABILA ZERLINA - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (515kB) |
|
|
Text
SALSABILA ZERLINA - abstrak.pdf Download (9kB) |
|
|
Text
SALSABILA ZERLINA - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (251kB) |
|
|
Text
SALSABILA ZERLINA - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (161kB) |
|
|
Text
SALSABILA ZERLINA - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (159kB) |
|
|
Text
SALSABILA ZERLINA - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (9kB) |
|
|
Text
SALSABILA ZERLINA - dapus.pdf Download (123kB) |
Abstract
Wanprestasi terjadi ketika salah satu pihak gagal memenuhi kewajibannya dalam perjanjian, yang dapat memicu kebutuhan akan jaminan untuk melindungi pihak yang dirugikan. Jaminan ini berfungsi untuk mengompensasi kerugian jika terjadi kegagalan dalam pelaksanaan perjanjian. Salah satu bentuk jaminan adalah jaminan perorangan, di mana individu bertanggung jawab untuk memastikan kewajiban pihak lain dipenuhi, terutama saat terjadi wanprestasi.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pertimbangan Majelis Hakim dalam menerapkan hukum pada Perkara Nomor 35/Pdt.G/2022/PN NJK tentang Wanprestasi namun mengkaji lebih dalam tentang penggunaan Pasal 1820 tentang Penjaminan perorangan (borgtocht) khususnya dalam penerapan syarat-syarat sesuai Pasal 1820 tentang Jaminan Perorangan (borgtocht). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Hasil penelitian ini menunjukkan Perkara dalam Putusan Nomor 35/Pdt.G/2022/PN Njk tidak memenuhi syarat-syarat yang ditentukan dalam Pasal 1820 KUHPerdata tentang jaminan perorangan (borgtocht). Pertimbangan hakim terhadap Putusan Nomor 35/Pdt.G/2022/PN Njk dalam menilai keberadaan perjanjian penjaminan (borgtocht) tidak sepenuhnya sesuai dengan syarat-syarat yang diatur dalam perjanjian penanggungan sebagaimana diatur dalam Pasal 1820 KUHPerdata. Surat kuasa menjual rumah atau tanah yang digunakan sebagai dasar
pertimbangan hakim tidak memenuhi unsur substantif dari perjanjian penanggungan yang bersifat accessoir terhadap perjanjian utang-piutang dan memerlukan pengikatan tegas serta klausul tanggung jawab yang jelas dari penjamin, sehingga penggunaan surat kuasa jual ini tidak memiliki dasar hukum
yang kuat untuk dianggap sebagai perjanjian penanggungan yang sah dan berisiko menyebabkan penyalahgunaan serta ketidakpastian hukum.
Kata kunci : Jaminan perorangan, Pertimbangan Hakim, Wanprestasi
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Jaminan perorangan, Pertimbangan Hakim, Wanprestasi |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 20 Feb 2025 03:40 |
| Last Modified: | 01 Sep 2025 06:38 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/29538 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
