IZZUDDIN, MUAMMAR and Saubig, Arnila Novitasari and Prihatningtias, Riski and Rahmi, Fifin Luthfia (2024) KORELASI PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN PENURUNAN FREKUENSI BERKEDIP PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_page-0001.pdf Download (257kB) |
Abstract
Latar Belakang: Penggunaan smartphone yang meningkat pesat di abad ke-21, didukung inovasi layar beresolusi tinggi, menjadikannya perangkat multifungsi. 66,48% masyarakat
menggunakan smartphone pada 2022, dengan usia 15–24 tahun sebagai pengguna terbesar di Indonesia. Smartphone dapat mempermudah komunikasi, akses pengetahuan, dan pembelajaran bagi mahasiswa. Penggunaan jangka panjang dapat memengaruhi kesehatan mata, terutama menurunkan frekuensi berkedip, yang menjadi faktor risiko utama mata kering. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara penggunaan smartphone dan penurunan frekuensi berkedip pada mahasiswa.
Tujuan: Untuk mengetahui korelasi penggunaan smartphone dengan penurunan frekuensi berkedip
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi-experimental dengan rancangan pre-test and post-test design. Subjek penelitian terdiri dari 40 mahasiswa yang dipilih menggunakan
concecutive sampling [kelompok perlakuan (n=20) dan kelompok kontrol (n=20)]. Kelompok perlakuan menggunakan smartphone selama 30 menit dengan media video, sedangkan kelompok kontrol tidak menggunakan smartphone selama 30 menit. Aktivitas yang dilakukan berupa bermain kartu bridge dengan subjek kelompok kontrol lainnya. Pengukuran Frekuensi Berkedip dilakukan sebelum dan diakhir perlakuan selama 3 menit menggunakan perekaman wajah. Uji statistik menggunakan uji Saphiro-wilk, Chi-square, paired t-test, independent t-test, dan Uji Korelasi Pearson.
Hasil: Terdapat perbedaan frekuensi berkedip sebelum dan setelah menggunakan smartphone selama 30 menit pada kelompok perlakuan. Terdapat perbedaan frekuensi berkedip sebelum dan setelah tidak menggunakan smartphone selama 30 menit pada kelompok kontrol. Tidak terdapat frekuensi berkedip kelompok perlakuan sebelum menggunakan smartphone selama 30 menit dibanding frekuensi berkedip kelompok kontrol sebelum tidak menggunakan smartphone selama 30 menit. Terdapat perbedaan frekuensi berkedip kelompok perlakuan setelah menggunakan smartphone selama 30 menit dibanding frekuensi berkedip kelompok kontrol setelah tidak menggunakan smartphone selama 30 menit. Terdapat korelasi penggunaan smartphone dengan penurunan frekuensi berkedip ketika perlakuan menggunakan smartphone selama 30 menit pada kelompok perlakuan berupa hubungan linier yang kuat.
Kesimpulan: Penggunaan smartphone berkorelasi dengan penurunan frekuensi berkedip
Kata Kunci: Frekuensi berkedip, smartphone
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Frekuensi berkedip, smartphone |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 26 May 2025 07:19 |
| Last Modified: | 26 May 2025 07:19 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/29286 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
