Hutomo, Arif Setyo and Rifqi, Sodiqur and Mochtar, Aruman Yudanto Aribowo Binarso and Bahrudin, Bahrudin (2024) PERBANDINGAN KEBERHASILAN TINDAKAN DAN LUARAN KLINIS DALAM 1 TAHUN ANTARA ROTATIONAL ATHERECTOMY DENGAN NON-ROTATIONAL ATHERECTOMY PADA PASIEN DENGAN LESI KORONER KALSIFIKASI BERAT PASCA INTERVENSI KORONER PERKUTAN. Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ARIF SETYO HUTOMO-22041717320005-TESIS-ABSTRAK)
ARIF SETYO HUTOMO-22041717320005-TESIS-ABSTRAK.pdf Download (37kB) |
Abstract
Latar belakang: Kalsifikasi arteri koroner (KAK) merupakan salah satu prediktor independen terhadap prognosis yang lebih buruk. Preparasi lesi pada KAK baik dengan balloon angioplasty atau rotational atherectomy (RA) merupakan beberapa cara dalam mempersiapkan lesi sebelum pemasangan stent. Walaupun RA berhubungan dengan peningkatan keberhasilan IKP, perbandingan mortalitas kardiovaskular dan KKVM pada kedua kelompok masih perlu diteliti lebih lanjut.
Tujuan: Mengetahui perbandingan keberhasilan tindakan dan luaran klinis dalam 1 tahun berdasarkan jenis tindakan IKP pada lesi koroner kalsifikasi berat (LKKB).
Metode: Penelitian kohort retrospektif dilakukan pada pasien LKKB yang telah menjalani IKP di RSUP dr. Kariadi periode Januari 2017 sampai April 2022. Luaran klinis yang dinilai berupa keberhasilan tindakan, mortalitas kardiovaskular dan kejadian kardiovaskular mayor (KKVM) berupa gabungan dari mortalitas kardiovaskular, infark miokard, revaskularisasi ulang dan stroke dalam satu tahun follow-up. Analisis menggunakan kurva Kaplan-Meier serta multivariat cox regression.
Hasil: Sebanyak 78 pasien yang memenuhi kriteria dibagi menjadi dua kelompok RA (n=39) dan non-RA (n=39). Didapatkan mortality rate sebesar 2,6% per tahun dengan in-hosptial mortality 1,3%. RA sebanding dengan non-RA dalam kejadian mortalitas kardiovaskular dalam 1 tahun (2,6% vs. 2,6%; HR 0.99, 95% IK:0.06-15.76; p=0.992). Pada luaran KKVM dalam 1 tahun juga ditemukan RA sebanding dengan non-RA (7,7% vs. 20,5%; HR 0.37, 95% IK:0.10-1.41; p=0.148). Kelompok RA memiliki tingkat keberhasilan lebih tinggi (97,4% vs. 79,5%; p=0.014).
Kesimpulan: Pada pasien LKKB pasca IKP, RA memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi, namun sebanding dengan non-RA pada kejadian mortalitas kardiovaskular dan KKVM dalam 1 tahun.
Kata kunci: Luaran klinis, lesi koroner kalsifikasi berat, intervensi koroner perkutan, rotational atherectomy
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Luaran klinis, lesi koroner kalsifikasi berat, intervensi koroner perkutan, rotational atherectomy |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 21 Jan 2025 03:42 |
| Last Modified: | 21 Jan 2025 03:42 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/29255 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
