Search for collections on Undip Repository

Pengaruh Efektivitas Pemberian Maltodextrin Preoperasi Terhadap Kadar Kortisol pada Enhanced Recovery After Cesarean Surgery

Adrifausian, Anresa Gigih and WICAKSONO, SATRIO ADI and Jatmiko, Heru Dwi (2024) Pengaruh Efektivitas Pemberian Maltodextrin Preoperasi Terhadap Kadar Kortisol pada Enhanced Recovery After Cesarean Surgery. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (112kB)

Abstract

Latar Belakang: Seksio caesaria (SC) merupakan salah satu prosedur bedah mayor yang paling banyak dilakukan di dunia. Puasa preoperatif dan trauma pembedahan akan memicu respon neurohormonal, peningkatan kortisol dan menyebabkan
resistensi insulin yang mempengaruhi luaran postoperatif. Saat ini, pendekatan Enhanced Recovery After Cesarean Section (ERACS) melibatkan pemberian karbohidrat preoperatif dengan tujuan menekan proses katabolic dan meningkatkan regulasi glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian karbohidrat maltodextrin preoperasi terhadap kadar kortisol pasca operasi.
Metode: 20 perempuan usia 20-40 tahun yang menjalani operasi ERACS di Rumah Sakit Nasional Diponegoro Semarang, RSD K.R.M.T. Wongsonegoro Semarang, dan RSUD Kajen, dialokasikan secara acak ke dalam 2 kelompok. Kelompok perlakuan mendapatkan 100 gram maltodextrin 12,5% dalam 800 mL air pada 8 jam dan 50 mg pada 2 jam preoperasi, dan kontrol menjalankan puasa 8 jam. Pengambilan darah untuk pemeriksaan kortisol dilakukan sebelum operasi dan 2 jam setelah operasi.
Hasil: Rerata usia, indeks massa tubuh, usia kehamilan, durasi operasi, GDS preoperatif, dan kortisol preoperatif ditemukan serupa diantara kedua kelompok (p>0,05). Kadar kortisol postoperatif secara signifikan lebih rendah pada kelompok perlakuan (6,51 ± 1,14 vs 8,52 ± 1,32 mcg/dL; P=0,002). Terdapat
perbedaan dari kadar kortisol pre- dan postoperatif pada kelompok perlakuan (10,08 ± 2,59 vs 6,51 ± 1,14 mcg/dL; p<0,001) dan kontrol (9,95 ± 2,17 vs 8,52± 1,32 mcg/dL). Pemberian maltodextrin menghasilkan penurunan kadar kortisol yang lebih besar dibandingkan kontrol (-3,57 ± 1,74 vs -1,42 ± 1,02 mcg/dL;p=0,004).
Kesimpulan: Maltodextrin preoperasi dapat meringankan respon neurohormonal sistemik dengan menurunkan kadar kortisol
Kata kunci: ERACS, karbohidrat preoperasi, kortisol, section caesaria

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: ERACS, karbohidrat preoperasi, kortisol, section caesaria
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 22 Jan 2025 08:03
Last Modified: 22 Jan 2025 08:03
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/29252

Actions (login required)

View Item View Item