Utami, Kharisma Helga Nur (2024) KERJASAMA MULTI-AKTOR ANTARA PEMERINTAH THAILAND DAN IOM (INTERNATIONAL ORGANIZATION FOR MIGRATION) DALAM PENANGANAN HUMAN TRAFFICKING DI THAILAND TAHUN 2019 HINGGA 2023. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Cover (1).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (470kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (221kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (184kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (178kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Download (40kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (209kB) |
Abstract
Perdagangan manusia merupakan persoalan global yang rumit, sehingga
memerlukan sinergi dari berbagai pihak untuk menyelesaikannya. Thailand, yang
berperan sebagai negara asal, tujuan, sekaligus transit bagi perdagangan manusia,
menghadapi tantangan berat dalam mengatasi permasalahan ini. Penelitian ini
bertujuan untuk mengkaji kerja sama antara pemerintah Thailand dan International
Organization for Migration (IOM) dalam menanggulangi perdagangan manusia
selama periode 2019–2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Data dikumpulkan melalui
peninjauan literatur dan dokumen resmi, termasuk laporan tahunan dari pemerintah
Thailand dan IOM. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kerja sama ini telah
mencakup berbagai program, di antaranya pengembangan Mekanisme Rujukan
Nasional (NRM) untuk meningkatkan perlindungan terhadap korban, pelatihan
bagi aparat penegak hukum agar lebih kompeten dalam menangani kasus
perdagangan manusia, penyediaan layanan pemulihan bagi korban, serta partisipasi
aktif dalam dialog regional melalui forum seperti Bali Process dan COMMIT
Process. Namun demikian, terdapat sejumlah hambatan dalam implementasinya,
seperti korupsi di beberapa level birokrasi, keterbatasan anggaran dan sumber daya
manusia, serta tingginya permintaan di sektor eksploitasi. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa kolaborasi antara pemerintah Thailand dan IOM telah
memberikan kontribusi signifikan dalam memerangi perdagangan manusia.
Kendati demikian, diperlukan langkah-langkah tambahan, termasuk pengawasan
lebih ketat, alokasi sumber daya yang memadai, dan komitmen berkelanjutan, untuk
memastikan efektivitas program-program yang telah dirancang serta hasil yang
lebih berkelanjutan di masa depan.
Kata Kunci: Perdagangan manusia, Pemerintah Thailand, International
Organization for Migration, kerja sama multi-aktor.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 03 Jan 2025 04:02 |
| Last Modified: | 03 Jan 2025 04:02 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/29036 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
