Yatma, Aileen Angdy (2024) PROSES PENGELOLAAN RISIKO DI DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN JEPARA (Kajian Pengelolaan Risiko di Destinasi Wisata Pantai Bandengan). Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (637kB) |
|
|
Text
Bab 1.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Bab 2.pdf - Submitted Version Download (292kB) |
|
|
Text
Bab 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (786kB) |
|
|
Text
Bab 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (13kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (142kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pengelolaan wisata bahari tidak dapat dipisahkan dari risiko keselamatan
sebagaimana data dari WHO yang menyatakan bahwa setiap tahun setidaknya
terdapat 236.000 kasus kematian akibat tenggelam di pantai. Pantai Bandengan
yang merupakan wisata bahari dengan kunjungan tertinggi di Kabupaten Jepara
harus dikelola dengan baik untuk meminimalkan berbagai risiko yang ada. Proses
pengelolaan risiko oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara dalam
pengelolaan Pantai Bandengan diatur dalam Keputusan Bupati Jepara Nomor 700/
409 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengelolaan Risiko di Lingkungan Pemerintah
Kabupaten Jepara yang terdiri dari identifikasi, penilaian, pengendalian,
mengkomunikasikan risiko, dan evaluasi. Penelitian ini termasuk deskriptif
kualitatif. Analisis data dilaksanakan melalui kondensasi data, penyajian data,
klasifikasi, dan penarikan kesimpulan, adapun kualitas data menggunakan
triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi identifikasi masih
terdapat kendala dari sisi terbatasnya kewenangan penggunaan anggaran Pantai
Bandengan, keterbatasan jumlah SDM, masyarakat yang belum mendukung
pengelolaan Pantai Bandengan secara profesional, dan persaingan antar objek
wisata. Penilaian risiko menghasilkan bahwa risiko pariwisata pengunjung
tenggelam menjadi risiko tingkat tinggi. Pengendalian risiko melibatkan petugas
penjaga pantai, pelaku usaha, dan petugas kesehatan. Mengkomunikasikan risiko
dilakukan melalui media komunikasi tertulis berupa rambu-rambu peringatan dan
media komunikasi secara lisan melalui pengeras suara. Evaluasi risiko dianalisis
dari hasil pemantauan pelaksanaan pengendalian dan evaluasi kepatuhan. Evaluasi
hasil pemantauan pelaksanaan pengendalian risiko ditemukan masih terdapat
penjaga pantai yang tidak fokus mengawasi karena kelelahan. Hasil evaluasi
kepatuhan menunjukkan bahwa masih ditemukan pengunjung yang melanggar
prosedur pengendalian risiko.
Kata Kunci : Pengelolaan Risiko, Identifikasi, Penilaian, Pengendalian,
Mengkomunikasikan Risiko, dan Evaluasi
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 02 Jan 2025 09:11 |
| Last Modified: | 02 Jan 2025 09:11 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28992 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
