MARZUKI, MUHAMMAD HANIF and Sularto, RB. Sularto and Prasetyo, Mujiono Hafidh (2024) KEKUATAN ALAT BUKTI ELEKTRONIK DALAM PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PENCEMARAN NAMA BAIK MELALUI MEDIA SOSIAL (Studi Putusan Nomor 183/Pid.Sus/2020/PN Semarang). Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
M. Hanif Marzuki-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (705kB) |
|
|
Text
M. Hanif Marzuki-abstrak.pdf Download (136kB) |
|
|
Text
M. Hanif Marzuki-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (287kB) |
|
|
Text
M. Hanif Marzuki-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (424kB) |
|
|
Text
M. Hanif Marzuki-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (371kB) |
|
|
Text
M. Hanif Marzuki-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (161kB) |
|
|
Text
M. Hanif Marzuki-dapus.pdf Download (228kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti mengenai kekuatan hukum yang dimiliki oleh alat bukti elektronik di dalam proses pembuktian tindak pidana pencemaran nama baik melalui media sosial menurut Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2011 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta untuk mengetahui bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam penggunakan alat bukti elektronik untuk memutus tindak pidana pencemaran nama baik melalui media sosial di dalam putusan Nomor 183/Pid.Sus/2020/PN Smg.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis normatif yang bersifat deskriptif analitis. Teknik pengumpulan bahan hukum di dalam penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan yang selanjutnya akan dianalisis menggunakan metode analisis kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, menunjukan bahwa kekuatan hukum yang dimiliki oleh alat bukti elektronik sejatinya sama seperti alat bukti sah lainnya, dimana alat bukti elektronik sendiri merupakan perluasan dari alat bukti jenis surat dan dapat dikategorikan sebagai petunjuk. Akan tetapi dalam penerapannya, alat bukti elektronik harus memuhi beberapa persayaratan formil dan materil yang terdapat di dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2011 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik agar dapat dipergunakan di dalam persidangan. Pertimbangan hakim mengenai penggunakan alat bukti elektronik untuk memutus perkara pidana di dalam putusan 183/Pid.Sus/2020/PN Smg, hakim tidak menitik beratkan pertimbangannya kepada keabsahan dari alat bukti elektronik tersebut, dikarenakan majelis hakim telah yakin akan keabsahan alat bukti elektronik tersebut, serta setelah alat bukti elektronik tersebut disertai dengan keterangan saksi, ahli, dan terdakwa majelis hakim dapat dengan yakin bahwa telah terpenuhinya unsur-unsur yang terdapat di dalam undang-undang yang mengatur tindak pidana pencemaran nama baik melalui media sosial. Sehingga hakim dalam putusan yang dikeluarkannya dapat menyatakan
Terdakwa Stefanus Bayu Gunawan Alias Steven. tersebut diatas, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media sosial dan menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama 8 (delapan) bulan dengan denda sebesar Rp. 5.000.000.00,- (Lima Juta Rupiah) subsidair 1 (Satu) bulan kurungan. Serta membebankan biaya perkara sebesar Rp. 2.000.00,- (Dua Ribu Rupiah) kepada terdakwa.
Kata Kunci: Alat Bukti Elektronik, Pencemaran nama baik, Media Sosial, Putusan._47 pidana 2024
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Alat Bukti Elektronik, Pencemaran nama baik, Media Sosial, Putusan |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 31 Dec 2024 06:10 |
| Last Modified: | 26 Sep 2025 04:11 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28883 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
