Helvia, Uliyah (2024) KINERJA PROGRAM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING TERINTEGRASI DI KABUPATEN BEKASI. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Cover - Daftar Tabel - Skripsi Uliyah Helvia.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (692kB) |
|
|
Text
BAB 1 - Skripsi Uliyah Helvia.pdf - Submitted Version Download (328kB) |
|
|
Text
BAB 2 - Skripsi Uliyah Helvia.pdf - Submitted Version Download (416kB) |
|
|
Text
BAB 3 - Skripsi Uliyah Helvia.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (532kB) |
|
|
Text
BAB 4 - Skripsi Uliyah Helvia.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (121kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka- Skripsi Uliyah Helvia.pdf - Submitted Version Download (18kB) |
|
|
Text
Lampiran - Skripsi Uliyah Helvia.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Masalah stunting merupakan isu prioritas nasional yang juga menjadi perhatian di Kabupaten Bekasi, mengingat dampaknya terhadap kualitas sumber daya manusia dan pembangunan berkelanjutan. Kabupaten Bekasi memiliki angka kasus 17,8% di Tahun 2022 dan mengalami kenaikan di Tahun 2023, menjadi
23,2%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab fluktuasi dan faktorfaktor yang mempengaruhi pelaksanaan Program Percepatan Penurunan Stunting
Terintegrasi di Kabupaten Bekasi pada periode 2020–2023.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan
teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dan studi dokumentasi.
Penelitian ini menggunakan kerangka teori kinerja Bernardin dan Russell serta
teori implementasi program Charles O. Jones. Data penelitian diperoleh melalui
wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap berbagai pihak yang terlibat,
termasuk Dinas Kesehatan, BAPPEDA, DPPKB, DPPPA Kabupaten Bekasi,
kader posyandu, dan masyarakat penerima manfaat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini mengalami fluktuasi,
ditandai dengan penurunan prevalensi stunting pada 2020–2022, tetapi mengalami
kenaikan kembali pada 2023. Faktor-faktor utama yang menyebabkan fluktuasi
meliputi keterbatasan anggaran, kurangnya koordinasi lintas sektor, rendahnya
kesadaran masyarakat, serta kendala teknis dalam pelaksanaan program. Selain
itu, ditemukan bahwa beberapa langkah intervensi spesifik, seperti pemberian
makanan tambahan untuk ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK), dan anak
gizi kurang, belum mencapai target yang ditetapkan.
Rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini meliputi penguatan
koordinasi antar organisasi perangkat daerah, peningkatan kapasitas sumber daya
manusia, edukasi masyarakat secara intensif, dan optimalisasi sistem monitoring
berbasis data. Dengan perbaikan tersebut, diharapkan angka stunting di
Kabupaten Bekasi dapat kembali menurun secara konsisten dan mendukung
pencapaian target nasional.
Kata Kunci: Stunting, Program Percepatan Penurunan Stunting, Implementasi Program, Kabupaten Bekasi, Kebijakan Publik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 31 Dec 2024 04:06 |
| Last Modified: | 31 Dec 2024 04:06 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28872 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
