Ningrum, Cindy Nidia (2024) COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENYEDIAAN KEBUTUHAN AIR MINUM DI DESA GENENGMULYO KECAMATAN JUWANA KABUPATEN PATI. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (655kB) |
|
|
Text
Bab 1.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
|
|
Text
Bab 2.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
|
|
Text
Bab 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
Bab 4.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Kompleksitas permasalahan penyediaan air minum di Desa Genengmulyo tidak dapat diatasi oleh satu pihak saja sehingga perlu adanya kolaborasi dengan berbagai instansi. Penelitian dilaksanakan karena kolaborasi dalam penyediaan air minum masih ditemui masalah. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi proses kolaboratif dan faktor penghambatnya dalam penyediaan air minum di Desa Genengmulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan fokus pada teori kolaboratif oleh Ansell dan Gash serta teori faktor pernghambat oleh Government of Canada. Penelitian menghasilkan bahwa komunikasi tatap muka tidak memiliki intensitas pertemuan rutin dengan seluruh aktor. Membangun kepercayaan masih terdapat pembatasan wewenang yang belum jelas. Kepatuhan terhadap proses terhambat pada tidak adanya regulasi khusus mengatur pelaksanaan kolaborasi dalam penyediaan kebutuhan air minum. Pemahaman bersama ditemukan bahwa penetapan anggota kolaborasi tidak memiliki struktur kelembagaan yang jelas. Hasil sementara dari kolaboratif, yaitu kemudahan akses air minum layak di Desa Genengmulyo dan capaian akses layanan air minum Kabupaten Pati yang meningkat setiap tahunnya. Dari hasil penelitian terlihat bahwa hambatan di setiap tahapan disebabkan oleh faktor budaya karena ketergantungan regulasi penyelenggaran SPAM, faktor kelembagaan karena bergantung pada struktur kelembagaan salah satu aktor, dan faktor politik karena pemimpin belum mampu mengatasi masalah kolaborasi sehingga peneliti memberi saran yaitu perlu adanya pembenahan proses kolaborasi dimulai dengan melakukan pertemuan rutin dengan seluruh aktor untuk mengatasi hambatan di tahapan berikutnya.
Kata Kunci: Kolaborasi; Penyediaan; Air Minum
242 Publik 2024
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 31 Dec 2024 01:26 |
| Last Modified: | 31 Dec 2024 01:26 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28844 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
