Siwi, Debby Syan Rahma (2024) PEMAHAMAN ANAK TERHADAP ISU CHILD GROOMING. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (384kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (213kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (110kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (192kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (118kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (58kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (89kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (817kB) |
Abstract
Anak berhak atas keamanan dan keselamatan serta hak untuk tumbuh dan
berkembang akan tetapi child grooming merampas hak-hak mereka. Fenomena child
grooming kini menjadi bentuk kejahatan baru yang terjadi di Indonesia yang
menargetkan anak untuk menjadi target pelecehan seksual. Meskipun dianggap sebagai
kejahatan baru, sejak tahun 2019 kasus child grooming terus bertambah. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pemahaman anak terhadap isu child grooming melalui
media sosial. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode penelitian
deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara secara
mendalam kepada Informan dengan interview guide sebagai alat pengumpulan data.
Penelitian ini menggunakan teori Social Judgement Theory.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman anak terhadap isu child
grooming melalui media sosial cenderung terbatas dan bervariasi. Sebagian anak
mengenal istilah child grooming, tetapi definisinya sering kali tidak sesuai atau kurang
rinci. Anak yang tidak mengenal istilah tersebut cenderung mengaitkannya dengan
kejahatan umum seperti penculikan atau perdagangan anak. Media sosial, khususnya
TikTok dan Youtube, menjadi sumber utama informasi anak-anak, tetapi sering kali
hanya memberikan potongan informasi yang tidak lengkap atau bias. Pemahaman anak
lebih banyak terfokus pada perilaku eksplisit, seperti pelecehan fisik dan permintaan
gambar atau video tidak senonoh, sementara aspek manipulasi emosional cenderung
tidak disadari. Penelitian juga mengungkapkan beberapa faktor yang menyebabkan
kurangnya kesadaran anak terhadap child grooming, termasuk ketertarikan pada
interaksi sosial dengan orang dewasa yang menunjukkan sifat positif, pemahaman
agama yang kurang mencakup potensi bahaya tersembunyi, dan kurangnya
keterbukaan komunikasi dengan orang tua. Hasil penelitian ini memberikan implikasi
praktis bagi orang tua dan pendidik untuk meningkatkan konten edukasi preventif pada
media sosial yang lebih komprehensif dan sesuai usia, guna mencegah terjadinya kasus
child grooming.
Kata Kunci: Child Grooming, Pemahaman Anak, Media Sosial
251 KOM 2024
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 30 Dec 2024 08:31 |
| Last Modified: | 30 Dec 2024 08:31 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28821 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
