Search for collections on Undip Repository

FENOMENA AGRESI VERBAL DALAM INTERAKSI ANTAR PERMAIN DALAM GAME ONLINE VALORANT

Napitupulu, Ezekiel Alexander Putra (2024) FENOMENA AGRESI VERBAL DALAM INTERAKSI ANTAR PERMAIN DALAM GAME ONLINE VALORANT. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.

[thumbnail of Cover (16).pdf] Text
Cover (16).pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (271kB)
[thumbnail of Bab 1 Skripsi_Ezy.pdf] Text
Bab 1 Skripsi_Ezy.pdf - Submitted Version

Download (433kB)
[thumbnail of BAB 2 Ezy.pdf] Text
BAB 2 Ezy.pdf - Submitted Version

Download (100kB)
[thumbnail of BAB 3 Ezy .pdf] Text
BAB 3 Ezy .pdf - Submitted Version

Download (268kB)
[thumbnail of BAB 4 EZY.pdf] Text
BAB 4 EZY.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (152kB)
[thumbnail of Bab 5 ezy.pdf] Text
Bab 5 ezy.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (59kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA (16).pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA (16).pdf - Submitted Version

Download (302kB)
[thumbnail of Lampiran (16).pdf] Text
Lampiran (16).pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Agresi Verbal merupakan tindakan yang melibatkan penggunaan kata-kata kasar yang dilakukan dengan tujuan menyerang, menyakiti, melukai, dan merendahkan orang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam Valorant, agresi verbal dapat terjadi antar pemain yang dilakukan dengan menggunakan kata-kata kasar dan kotor yang dilontarkan kepada pemain lain dengan tujuan menyerang pemain tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena agresi verbal yang terjadi dalam interaksi antar pemain di game online Valorant, serta pandangan pelaku mengenai agresi verbal tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan
fenomenologi, dianalisis melalui Interpretative Phenomenology Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa agresi verbal melalui Trash Talk adalah fenomena umum dalam Valorant,
yang sering kali muncul sebagai respons terhadap sifat kompetitif permainan. Motivasi di balik Trash Talk bervariasi, mulai dari menciptakan suasana seru hingga mengejek pemain yang
berkinerja buruk. Agresi verbal dianggap wajar selama tidak menyentuh aspek personal seperti keluarga atau rasisme. Anonimitas dalam Valorant memberikan kebebasan berekspresi dan kenyamanan bagi pemain, tetapi juga memicu perilaku agresif. Identitas palsu digunakan untuk melindungi privasi sekaligus meluapkan emosi negatif. Dalam suasana anonim, pemain merasa lebih berani mengekspresikan frustrasi melalui kata-kata kasar. Bagi banyak pemain, tujuan bermain Valorant bukan hanya untuk menang, tetapi juga untuk mengalihkan perhatian dari masalah dan menyalurkan emosi yang tidak dapat mereka ekspresikan di dunia nyata. Valorant berfungsi sebagai medium untuk meluapkan emosi negatif dan memberikan kepuasan pribadi. Penelitian ini memberikan wawasan baru mengenai hubungan antara agresi verbal, anonimitas,
dan pengalaman bermain dalam game online kompetitif.
Kata Kunci: agresi verbal, Trash Talk, anonimitas, fenomenologi, Valorant, game online.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication
Depositing User: diana nirwani
Date Deposited: 30 Dec 2024 05:48
Last Modified: 30 Dec 2024 05:48
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28787

Actions (login required)

View Item View Item