Kusuma, Wahyu Rio Shendy (2024) ANALISIS IMPLEMENTASI KEY PERFORMANCE INDICATOR OLEH INSPEKTORAT KABUPATEN KENDAL DALAM RANGKA MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE DAN MENGURANGI KORUPSI KEPALA DESA. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
COVER-DAFIS Wahyu Rio Shendy Kusuma.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (668kB) |
|
|
Text
BAB_1_Wahyu Rio Shendy Kusuma.pdf - Submitted Version Download (531kB) |
|
|
Text
BAB_2_Wahyu Rio Shendy Kusuma.pdf - Submitted Version Download (234kB) |
|
|
Text
BAB_3_Wahyu Rio Shendy Kusuma.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (569kB) |
|
|
Text
BAB_4_Wahyu Rio Shendy Kusuma.pdf - Submitted Version Download (46kB) |
|
|
Text
DAFPUS Wahyu Rio Shendy Kusuma.pdf - Submitted Version Download (37kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN Wahyu Rio Shendy Kusuma.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Key Performance
Indicator (KPI) oleh Inspektorat Kabupaten Kendal sebagai strategi dalam
mendukung tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta
mengurangi potensi korupsi di tingkat kepala desa. KPI digunakan sebagai alat
pengukuran kinerja yang berfokus pada transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas
penyelenggaraan pemerintahan desa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, melibatkan wawancara mendalam,
observasi, dan analisis dokumen terkait pelaksanaan KPI oleh Inspektorat Kendal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan KPI telah berkontribusi pada
peningkatan pengawasan dan akuntabilitas pengelolaan pemerintahan desa,
terutama dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program pembangunan.
Inspektorat mampu mendeteksi penyimpangan lebih dini melalui indikatorindikator yang jelas, sehingga mendorong kepala desa untuk lebih bertanggung
jawab dalam melaksanakan tugasnya. Namun, terdapat kendala dalam
implementasi KPI, seperti kurangnya pemahaman kepala desa dan perangkatnya
terhadap konsep KPI, keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten di
Inspektorat, serta resistensi terhadap perubahan yang dianggap membebani secara
administratif. Selain itu, tantangan teknis seperti kurangnya dukungan teknologi
dalam pengumpulan dan analisis data kinerja menjadi hambatan lain yang harus
diatasi. Meski begitu, penerapan KPI secara keseluruhan menunjukkan potensi
besar dalam membentuk budaya tata kelola pemerintahan yang lebih bersih,
transparan, dan responsif. Peningkatan kualitas pengawasan Inspektorat Kendal
melalui KPI juga memberikan efek pencegahan terhadap praktik korupsi yang kerap
terjadi di desa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas sumber daya
manusia, peningkatan teknologi pendukung, serta pelatihan berkelanjutan bagi
kepala desa dan perangkatnya untuk mengoptimalkan penerapan KPI. Dengan
langkah ini, diharapkan tata kelola pemerintahan desa semakin baik, masyarakat
merasakan dampak positifnya, dan risiko korupsi dapat diminimalkan secara
signifikan.
Kata kunci: Key Performance Indicator, Inspektorat Kendal, good governance,
pengawasan, korupsi kepala desa.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 30 Dec 2024 05:28 |
| Last Modified: | 30 Dec 2024 05:28 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28782 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
