Search for collections on Undip Repository

COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM UPAYA PENANGGULANGAN PREVALENSI ANGKA STUNTING DI DESA METARAMAN KECAMATAN MARGOREJO KABUPATEN PATI

Wahyudhi, Silvy Annada (2024) COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM UPAYA PENANGGULANGAN PREVALENSI ANGKA STUNTING DI DESA METARAMAN KECAMATAN MARGOREJO KABUPATEN PATI. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (739kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Submitted Version

Download (653kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Submitted Version

Download (291kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (467kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Submitted Version

Download (13kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version

Download (148kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (472kB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis
proses kolaborasi dalam penanggulangan prevalensi angka stunting di Desa
Metaraman Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati. Penelitian ini menggunakan
teori Collaborative Governance yang dikemukakan oleh Ansell and Gash.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik triangulasi untuk
memastikan kualitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada rapat
koordinasi rutin dan penggunaan platform digital, beberapa OPD belum berperan
maksimal. Kepercayaan dibangun melalui rapat, namun komitmen pimpinan masih
kurang, dukungan masyarakat rendah, dan pihak non-OPD mengeluhkan
kurangnya tindak lanjut dana. Pelaksanaan 8 aksi konvergensi oleh Bapperida Pati
dimulai dengan analisis situasi, perencanaan, dan rembug stunting, serta penerbitan
Peraturan Bupati sebagai landasan hukum. Koordinasi antar stakeholders
menunjukkan peningkatan, meski beberapa OPD kurang aktif. Prevalensi stunting
di Pati turun dari 20,7% menjadi 18,3%, namun partisipasi masyarakat dan
monitoring masih menjadi kendala. Faktor budaya dan institusi menghambat
kolaborasi, sementara faktor politik tidak berpengaruh. Perlu koordinasi antar OPD,
komunikasi transparan, dan dukungan dari tokoh masyarakat. Rencana kerja
bersama, evaluasi berkala, pelatihan, serta monitoring terstruktur dapat
meningkatkan kolaborasi dan efektivitas program.
Kata kunci: Stunting, Kolaborasi, OPD
221/Publik/2024

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration
Depositing User: diana nirwani
Date Deposited: 30 Dec 2024 01:25
Last Modified: 30 Dec 2024 01:25
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28720

Actions (login required)

View Item View Item