Search for collections on Undip Repository

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERDARAHAN BERULANG PASCA LIGASI VARISES ESOFAGUS PADA PASIEN SIROSIS HEPATIS

HANIFRATIWI, HANIFRATIWI and INDIARSO, DIDIK and HUTAMI, HESTI TRIWAHYU (2024) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERDARAHAN BERULANG PASCA LIGASI VARISES ESOFAGUS PADA PASIEN SIROSIS HEPATIS. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-TESIS] Text (ABSTRAK-TESIS)
HANIFRATIWI-22040220320022-TESIS-ABSTRAK.pdf

Download (90kB)

Abstract

Latar Belakang: Sirosis hati adalah penyakit kronis yang dapat menyebabkan hipertensi porta dan komplikasi serius seperti varises esofagus. Endoscopic Variceal Ligation (EVL) merupakan terapi utama untuk mencegah perdarahan varises. Namun, perdarahan berulang pasca EVL masih menjadi masalah klinis. Identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perdarahan berulang sangat penting. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor klinis, keparahan penyakit, terapi, dan komorbiditas yang berhubungan dengan perdarahan berulang pada pasien sirosis hepatis pascaEVL. Metode: Penelitian retrospektif ini menggunakan desain cross-sectional dengan data rekam medis pasien sirosis hepatis yang menjalani EVL di RSUP Dr. Kariadi Semarang dari Agustus 2019 hingga September 2024. Sebanyak 114 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan metode simple random sampling. Variabel yang dianalisis meliputi karakteristik klinis (usia, jenis kelamin), keparahan penyakit (Child-Pugh Score, trombositopenia, asites, trombus vena porta), terapi (red sign, jumlah ligasi, penggunaan Non-Selective Beta Blocker (NSBB), dan komorbiditas (diabetes melitus/DM, infeksi). Data dianalisis dengan uji univariat dan bivariat. Hasil: Dari 114 pasien, 33 pasien (28.9%) mengalami perdarahan ulang dalam 1 tahun. Diabetes mellitus (DM) berhubungan signifikan dengan perdarahan ulang (p=0.049; RP=2.271 IK 95%: 0.996-5.179). Gambaran Hematocystic Spots (HCS) juga memiliki hubungan signifikan pada pasien DM dengan perdarahan ulang (p=0.039; RP=4.333; IK 95%: 1,008–13,343, dan p=0,036; RP=3,750; IK 95%: 1.022-18.382). Faktor lain dari karakteristik klinis, derajat keparahan sirosis hati, terapi, dan komorbid lainnya tidak ada hubungan signifikan dengan kejadian perdarahan ulang. Kesimpulan: Perdarahan berulang pasca-EVL pada pasien sirosis hepatis berhubungan erat dengan komorbiditas DM. Kontrol glikemik optimal dan pemantauan ketat setelah EVL sangat penting untuk mencegah komplikasi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk identifikasi faktor lain yang berhubungan dengan perdarahan berulang untuk mengembangkan strategi pencegahan yang lebih efektif. Kata Kunci: Sirosis hepatis, perdarahan berulang, EVL, diabetes melitus, red sign, HCS.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Sirosis hepatis, perdarahan berulang, EVL, diabetes melitus, red sign, RWM, HCS
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 31 Dec 2024 06:48
Last Modified: 31 Dec 2024 06:48
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28715

Actions (login required)

View Item View Item