Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN KADAR TNF-α DENGAN FUNGSI PARU PADA PEKERJA PABRIK TERPAPAR DEBU KAPAS

Pulungan, Aulia Faris Akbar and Handoyo, Thomas and Wibisono, Banteng Hanang (2024) HUBUNGAN KADAR TNF-α DENGAN FUNGSI PARU PADA PEKERJA PABRIK TERPAPAR DEBU KAPAS. Masters thesis, Diponegoro University.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
Abstrak Thesis Aulia.docx

Download (207kB)

Abstract

Pendahuluan: Paparan debu kapas pada pekerja pabrik dapat menyebabkan terjadi penyakit paru akibat kerja. Debu kapas yang masuk ke bronkiolus dapat menyebabkan terjadinya pelepasan mediator inflamasi seperti Tumor Necrosis Factor-α (TNF-α) dan pada kondisi kronis dapat menyebabkan gangguan fungsi paru.
Tujuan: Mengetahui hubungan kadar TNF-α dengan gejala bisinosis, nilai FEV1, FVC, dan FEV1/FVC pada pekerja pabrik tekstil yang terpapar debu kapas.
Metode: Penelitian ini adalah observasional dengan metode cross sectional. Kriteria inklusi adalah pekerja berusia lebih dari 18 tahun, sudah bekerja minimal enam bulan, dan menandatangani informed consent sedangkan kriteria ekslusi adalah mempunyai riwayat pekerjaan yang diperkirakan menimbulkan penyakit saluran nafas (perkayuan, pertambangan, asbes), komorbid (asma, penyakit paru kronis, tumor paru, efusi pleura, pneumonia, gagal jantung, penyakit hati, penyakit ginjal), dan tidak dapat melakukan penelitian spirometri secara adekuat. Kadar TNF-α dinilai menggunakan metode ELISA dan nilai FEV1, FVC, serta FEV1/FVC dinilai menggunakan spirometri. Sampel dilakukan pengambilan sampel darah dan spirometri setelah bekerja minimal 1 hari.
Hasil: Didapatkan 66 sampel yang memenuhi kriteria penelitian dan didapatkan nilai median TNF-α sebesar 77,9 pg/mL pada kelompok gejala dan 48,7 pg/mL pada kelompok tidak gejala. Nilai median TNF-α sebesar 104,3 pg/mL pada kelompok dengan FEV1 <80 dan 66,8 pg/mL pada kelompok FEV1 > 80. Nilai median TNF-α sebesar 63,5 pada kelompok FEV1/FVC <70 dan 67,8 pada kelompok FEV1/FVC >70. Pada uji bivariat didapatkan hubungan antara TNF dengan gejala bisinosis (p=0,029), namun tidak didapatkan hubungan dengan FEV1 (p=0,285), FVC (p=0,498), dan FEV1/FVC (p=0,786).
Kesimpulan: Didapatkan hubungan signifikan antara TNF-α dengan gejala bisinosis pada pekerja terpapar debu kapas. Terdapat kadar TNF-α yang lebih tinggi pada kelompok FEV1<80, FVC<80, dan FEV1/FVC <70 namun tidak signifikan secara statistik.

Kata kunci: paparan debu kapas, TNF-α, gejala bisinosis, FEV1, FVC, FEV1/FVC

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: paparan debu kapas, TNF-α, gejala bisinosis, FEV1, FVC, FEV1/FVC
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 02 Jan 2025 02:53
Last Modified: 02 Jan 2025 02:53
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28680

Actions (login required)

View Item View Item