Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN ANTARA KADAR HEMOGLOBIN DAN IMMATURE RETICULOCYTE FRACTION PRA-TRANSFUSI DENGAN STATUS GIZI ANAK TALASEMIA MAYOR

HERLAMBANG, META SETYAWATI and Widyastiti, Nyoman Suci and Hendrianingtyas, Meita (2024) HUBUNGAN ANTARA KADAR HEMOGLOBIN DAN IMMATURE RETICULOCYTE FRACTION PRA-TRANSFUSI DENGAN STATUS GIZI ANAK TALASEMIA MAYOR. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK KTI.pdf

Download (117kB)

Abstract

Latar Belakang: Penderita talasemia mayor memerlukan transfusi darah rutin untuk kelangsungan hidupnya. Kadar Hemoglobin (Hb) pratransfusi berhubungan dengan kualitas hidup penderita. Anemia kronis yang terjadi dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan, yang dapat dilihat melalui penilaian antropometri anak. Immature Reticulocyte Fraction (IRF) adalah penanda yang berguna untuk mengevaluasi aktivitas eritropoiesis, peningkatannya berkaitan dengan eritropoiesis inefektif. Penelitian mengenai hubungan antara kadar Hb pratransfusi dan IRF dengan status gizi anak talasemia mayor masih terbatas. Tujuan: Menganalisis hubungan antara kadar Hb dan persentase IRF pratransfusi dengan status gizi pada anak talasemia mayor. Metode: Penelitian cross sectional pada 76 pasien anak talasemia mayor di RSUP Dr. Kariadi yang memenuhi kriteria. Parameter laboratorium yang diperoleh dari rekam medik berupa data kadar Hb (dalam 1 tahun) dan IRF pratransfusi. Parameter klinis yang diukur berupa tinggi badan, berat badan, dan Body Mass Index (BMI). Data antropometri dihitung dengan standar referensi Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Analisis statistik menggunakan uji korelasi Spearmans. Hasil: Rerata usia 76 subjek adalah 10,99±3,75 tahun. Sebagian besar pasien mengalami gangguan pertumbuhan, 56,6% mengalami stunting dan 27,6% underweight. Tidak terdapat hubungan antara kadar Hb pratransfusi dengan tinggi badan menurut usia (TB/U) (p=0,469) dan BMI menurut usia (BMI/U) (p=0,290). Persentase IRF pra-transfusi dengan TB/U (p=0,920) dan BMI/U (p=0,787) juga tidak menunjukan adanya hubungan. Kami menemukan rerata kadar feritin serum yang cukup tinggi, yakni 2168,91 ng/mL dengan 93,4% subjek mengalami organomegali. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara kadar Hb dan IRF pratransfusi dengan status gizi anak talasemia mayor. Kata Kunci: Kadar hemoglobin pratransfusi, Immature Reticulocyte Fraction, Body Mass Index, stunting, talasemia mayor

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kadar hemoglobin pratransfusi, Immature Reticulocyte Fraction, Body Mass Index, stunting, talasemia mayo
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Medicine
Depositing User: heni lutfiatun
Date Deposited: 27 Dec 2024 02:25
Last Modified: 27 Dec 2024 02:25
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28572

Actions (login required)

View Item View Item