Search for collections on Undip Repository

Hubungan Kualitas Tidur dengan Keluhan Subjektif Carpal Tunnel Syndrome (Studi Keparahan Gejala dan Status Fungsional Pasien CTS)

As Syafei, Muhammad Wildan Khakim and Setiawati, Erna and Putri, Rahmi Isma Asmara (2024) Hubungan Kualitas Tidur dengan Keluhan Subjektif Carpal Tunnel Syndrome (Studi Keparahan Gejala dan Status Fungsional Pasien CTS). Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-KTI MUHAMMAD WILDAN KHAKIM AS SYAFEI] Text (ABSTRAK-KTI MUHAMMAD WILDAN KHAKIM AS SYAFEI)
ABSTRAK-KTI MUHAMMAD WILDAN KHAKIM AS SYAFEI.pdf

Download (248kB)

Abstract

Latar Belakang: CTS merupakan salah satu mononeuropati entrapment perifer yang paling sering terjadi di dunia. Sekitar 80% pasien CTS mengalami gangguan tidur berupa bangun di malam hari atau di tengah tidur akibat keluhan subjektif berupa nyeri, kesemutan, dan rasa terbakar yang menjalar pada daerah inervasi n. medianus. Di sisi yang lain, kualitas tidur yang buruk berhubungan dengan tidur miring dan meningkatnya gerakan repetitif fleksi-ekstensi pergelangan tangan yang dapat memperparah CTS. Kondisi psikologis yang memburuk akibat buruknya kualitas tidur juga berhubungan dengan keparahan gejala subjektif yang dialami oleh pasien CTS.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan keluhan subjektif CTS berupa skala derajat keparahan gejala dan status fungsional CTS.

Metode: Penelitian ini berbentuk observasional deskriptif dan analitik melalui metode belah lintang (cross sectional). Subjek merupakan pasien CTS pada RS Nasional Diponegoro dan RS Umum William Booth yang memenuhi kriteria penelitian berjumlah 41 pasien. Data penelitian menggunakan data primer berupa jawaban responden dari kuesioner penelitian. Signifikansi hubungan antar variabel dianalisis melalui uji chi square, uji fisher exact, dan uji regresi logistik.

Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur dengan keluhan subjektif CTS berupa skala derjat keparahan gejala CTS (p=0,041, OR 3,792, 95% CI 1,033-13,914). Tidak terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan keluhan subjektif CTS berupa skala status fungsional CTS (p=0,427, OR 1,65, 95% CI 0,478-5,693).

Kesimpulan: Kualitas tidur secara signifikan berhubungan dengan skala derajat keparahan gejala CTS.

Kata Kunci: CTS, FSS, keluhan subjektif, kualitas tidur, SSS

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: CTS, FSS, keluhan subjektif, kualitas tidur, SSS
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Medicine
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 27 Dec 2024 06:21
Last Modified: 27 Dec 2024 06:21
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28551

Actions (login required)

View Item View Item