Search for collections on Undip Repository

Hubungan Systemic Immune-Inflammation Index dengan Fungsi Ventrikel Kiri dan Kejadian Kardiovaskular Mayor Jangka Pendek Pada Pasien Infark Miokard Akut dengan Elevasi Segmen ST yang Dilakukan Intervensi Koroner Perkutan Primer

Pradityawati, Aldila and Herry, Yan and Bahrudin, Bahrudin (2024) Hubungan Systemic Immune-Inflammation Index dengan Fungsi Ventrikel Kiri dan Kejadian Kardiovaskular Mayor Jangka Pendek Pada Pasien Infark Miokard Akut dengan Elevasi Segmen ST yang Dilakukan Intervensi Koroner Perkutan Primer. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Abstrak Aldila-Tesis] Text (Abstrak Aldila-Tesis)
Abstrak Aldila - Tesis.pdf - Draft Version

Download (184kB)

Abstract

Latar Belakang : Infark Miokard Akut dengan Elevasi Segmen ST (IMA-EST) mengaktifkan respon inflamasi yang dapat menyebabkan efek merugikan. Intervensi koroner perkutan primer (IKPP) sebagai terapi pilihan utama tidak langsung menghentikan proses inflamasi. Identifikasi pasien berisiko tinggi melalui marker inflamasi pada fase akut diharapkan dapat menjadi perhatian mengenai kemungkinan kejadian kardiovaskular yang merugikan setelah IMA-EST. Systemic Immune-Inflammation Index (SII) merupakan penanda inflamasi yang dapat menilai status inflamasi sistemik pada pasien dengan penyakit jantung.
Tujuan : Mengetahui apakah systemic immune inflammation index memiliki hubungan dengan fungsi ventrikel kiri dan kejadian kardiovaskular mayor pada pasien IMA-EST yang dilakukan IKPP.
Metode : Pasien IMA-EST onset <12 jam untuk pertama kali diambil secara konsekutif. Dilakukan pengambilan sampel darah saat pasien tiba di IGD. Penilaian LVEF dan GLS dengan menggunakan pemeriksaan ekokardiografi dilakukan selama perawatan di rumah sakit dan diulang 1 bulan kemudian.
Hasil : Empat puluh sembilan pasien (usia rata-rata: 55+5 tahun) terdiri dari 32 orang laki-laki. Dilakukan uji korelasi dan didapatkan hubungan bermakna antara nilai SII dan LVEF in hospital (p = <0,001; r = -0,529) dan rawat jalan (p = 0,048 ; r = -0,300) dan antara SII dan GLS in hospital (p = 0,014 ; r = 0,347) dan rawat jalan (p = 0,024 ; r = 0,340). Terdapat asosiasi antara SII berdasarkan KKvM (p=0,002). Kurva receiver operating characteristic (ROC) menunjukkan dan KKvM dengan cutoff 1932,5 (OR (IK95%) 6,25 (1,59 – 24,65)).
Kesimpulan: SII berkorelasi dengan penurunan fungsi ventrikel kiri dan memiliki asosiasi dengan kejadian kardiovaskular mayor jangka pendek. SII>1932,5 mungkin meningkatkan peluang kejadian KKvM 6,25 kali lebih besar.

Kata kunci : Systemic immune-inflammation index (SII), infark miokard akut dengan elevasi segmen ST (IMA-EST), Kejadian kardiovaskular Mayor (KKvM), Fungsi ventrikel kiri

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Systemic immune-inflammation index (SII), infark miokard akut dengan elevasi segmen ST (IMA-EST), Kejadian kardiovaskular Mayor (KKvM), Fungsi ventrikel kiri
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 27 Dec 2024 02:03
Last Modified: 27 Dec 2024 02:03
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28540

Actions (login required)

View Item View Item