Khairunnisa, Jasmine Alika and Saktini, Fanti and Fauzia, Lathifa Putry and Jusup, Innawati (2024) Hubungan Antara Tingkat Academic Burnout dengan Tingkat Motivasi Belajar Mahasiswa Program Studi Kedokteran. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (Abstrak Indonesia Jasmine Alika Khairunnisa (22010121140233))
Abstrak Indonesia Jasmine Alika Khairunnisa (22010121140233).pdf Download (369kB) |
Abstract
Latar Belakang: Burnout yang dialami mahasiswa disebut academic burnout. Mahasiswa kedokteran rentan mengalami burnout karena pendidikan kedokteran membutuhkan waktu belajar yang tinggi, sementara tenaga yang tersedia terbatas. Burnout berdampak negatif terhadap bidang akademis misalnya kesulitan berkonsentrasi belajar hingga hilangnya motivasi mengikuti aktivitas perkuliahan.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat academic burnout dengan tingkat motivasi belajar mahasiswa preklinik Program Studi Kedokteran.
Metode: Penelitian observasional analitik metode cross-sectional. Responden penelitian 245 orang diambil dengan total sampling sesuai kriteria inklusi (mahasiswa aktif preklinik Program Studi Kedokteran Universitas Diponegoro angkatan 2021-2023, berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, dan berusia 18-24 tahun) dan eksklusi (mahasiswa yang tidak mengisi kuesioner dengan lengkap, terdiagnosis gangguan jiwa oleh psikiater, dan sedang dalam terapi gangguan jiwa). Kuesioner menggunakan Maslach Burnout Inventory-Student Scale (MBI-SS) untuk mengukur tingkat academic burnout dan Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ) untuk mengukur tingkat motivasi belajar.
Hasil: Dari 245 responden, 95 (38,8%) responden memiliki tingkat skor emotional exhaustion tinggi, 103 (42%) cynicism sedang, dan 92 (37,6%) professional efficacy rendah. 91 (37,1%) responden memenuhi definisi academic burnout menurut kriteria tridimensi MBI-SS. Didapatkan 35 (38,5%) responden mengalami academic burnout rendah, 24 (26,4%) academic burnout sedang, dan 32 (35,2%) academic burnout tinggi. Mayoritas responden memiliki tingkat motivasi belajar tinggi sebanyak 186 (75,9%) responden, 59 (24,1%) motivasi belajar sedang. Uji bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara tingkat academic burnout dengan tingkat motivasi belajar (p = 0 ,001).
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat academic burnout dengan tingkat motivasi belajar mahasiswa preklinik Program Studi Kedokteran.
Kata kunci: Academic Burnout, Mahasiswa Kedokteran, Motivasi Belajar.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Academic Burnout, Mahasiswa Kedokteran, Motivasi Belajar |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 27 Dec 2024 01:36 |
| Last Modified: | 27 Dec 2024 01:36 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28492 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
