Irfan, Arlintyo Amirul and Gayatri, Siwi and Prayoga, Kadhung (2024) PERAN PENYULUH TERHADAP PENGETAHUAN PETANI TENTANG BUDIDAYA KOPI ROBUSTA BERBASIS INDIKASI GEOGRAFIS DI KECAMATAN KANDANGAN, KABUPATEN TEMANGGUNG. PERAN PENYULUH TERHADAP PENGETAHUAN PETANI TENTANG BUDIDAYA KOPI ROBUSTA BERBASIS INDIKASI GEOGRAFIS DI KECAMATAN KANDANGAN, KABUPATEN TEMANGGUNG.
|
Text
Artikel Jurnal_Arlintyo Amirul Irfan (1).pdf - Draft Version Download (808kB) |
Abstract
Indikasi geografis kopi robusta merupakan sertifikasi yang bertujuan untuk menjaga ciri khas komoditas
berdasarkan penerapan standar budidaya sesuai SOP dan menambah pengetahuan petani dengan standar yang
telah ditentukan MPIG. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis peran penyuluhan terhadap
pengetahuan petani tentang budidaya kopi berbasis indikasi geografis. Populasi dalam penelitian ini adalah
petani kopi di Kecamatan Kandangan dengan fokus penelitian di 3 desa yaitu Desa Malebo, Desa Gesing, dan
Desa Blimbing secara survei dengan pertimbangan bahwa ketiga desa tersebut memiliki daya serap adopsi
inovasi dari penyuluh sekaligus sebagai pilot project budidaya kopi robusta berbasis indikasi geografis dengan
responden 36 orang. Responden pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode non probability
sampling dengan teknik sensus. Sebanyak 36 responden diambil dari petani kopi yang pernah mendapatkan
penyuluhan terkait budidaya kopi berbasis indikasi geografis di Kecamatan Kandangan. Hasil penelitian
menunjukan bahwa peran penyuluh sebagai edukator, fasilitator, inovator, dan motivator adalah tinggi. Hal ini
berarti bahwa penyuluh melakukan tugasnya sesuai dengan peran mereka sebagai penyuluh. Peran penyuluh
sebagai edukator, fasilitator, motivator, dan inovator diperoleh persentase 53,94%, 16,22%, 20,81%, dan
16,17% yang termasuk kategori tinggi. Hasil analisis regresi menyatakan secara signifikan peran penyuluh
sebagai edukator dan inovator berpengaruh terhadap pengetahuan petani tentang SOP budidaya kopi robusta
berbasis indikasi geografis. Secara simultan peran penyuluh berpengaruh terhadap pengetahuan petani tentang
SOP budidaya kopi robusta berbasis indikasi geografis, dimana berkontribusi pada peningkatan kualitas produk
dan potensi nilai jual kopi robusta. Pengaruh pengetahuan petani didasari penekanan pentingnya pendekatan
holistik dalam penyuluhan pertanian, dengan fokus pada edukasi, fasilitasi, dan inovasi, sambil tetap
mempertimbangkan aspek motivasi dalam program pengembangan petani kopi Robusta.
Kata kunci: indikasi geografis, kopi robusta, pengetahuan, penyuluh
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agribusiness |
| Depositing User: | Aulia Habib |
| Date Deposited: | 24 Dec 2024 08:55 |
| Last Modified: | 24 Dec 2024 09:01 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28481 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
