Dewi, Izzaty Candra (2024) PENGALAMAN REMAJA RANTAU DALAM MENGELOLA KECENDERUNGAN DEPRESI. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
COVER (4).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (262kB) |
|
|
Text
BAB I (3).pdf - Submitted Version Download (341kB) |
|
|
Text
BAB II (3).pdf - Submitted Version Download (124kB) |
|
|
Text
BAB III (3).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (449kB) |
|
|
Text
BAB IV (3).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (109kB) |
|
|
Text
BAB V (1).pdf - Submitted Version Download (59kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA (3).pdf - Submitted Version Download (128kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN (3).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (537kB) |
Abstract
Remaja rantau yang memiliki keterbatasan jarak dengan keluargannya
berpotensi mengalami kecenderungan depresi karena perubahan yang dialaminya
di perantauan. Persoalan yang kompleks dihadapi remaja ketika merantau tidak
mudah untuk dikomunikasikan dan dapat membuat remaja rantau terjebak dalam
kondisi mental yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman
remaja rantau dalam mengelola kecenderungan depresi. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.
Penelitian menggunakan teori keterbukaan diri dan pemeliharaan hubungan dengan
enam informan remaja rantau di Kota Semarang yang merasakan kecenderungan
depresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan lingkungan, trauma masa
lalu, dan kualitas hubungan dengan orang tua menjadi sebab pemicu kecenderungan
depresi remaja di perantauan. Remaja yang merantau dengan persoalan baru yang
dihadapinya memunculkan kecenderungan depresi namun tidak semua remaja
rantau mengalami secara langsung depresi. Terdapat remaja rantau yang mengalami
kecenderungan depresi pada pertengahan hingga akhir masa rantaunya. Keinginan
untuk menyakiti diri sendiri atau ingin berhenti melanjutkan hidup terjadi pada
bebera remaja yang sama sekali tidak dapat membuak diri dengan sekitarnya,
namun dapat dikelola dengan pendampingan dan komunikasi yang positif dengan
profesional. Remaja yang memiliki hubungan yang dekat dengan orang tua dan
terbuka dalam berkomunikasi cenderung lebih baik dalam mengatasi depresi.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa komunikasi yang efektif dan kualitas hubungan
dengan orang tua merupakan kunci dalam mendukung kesejahteraan mental remaja
rantau
Kata kunci: remaja rantau, depresi, keterbukaan diri, pemeliharaan
hubungan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 24 Dec 2024 08:51 |
| Last Modified: | 24 Dec 2024 08:51 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28478 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
