Imandrika, Muhammad and Batubara, Lusiana and Ngestiningsih, Dwi and Kumaidah, Endang (2024) Hubungan Kadar Gula Darah dengan Kekuatan Genggaman Tangan dan Kecepatan Berjalan pada Lansia. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (MUHAMMAD ARVA RAYHAN IMANDRIKA-22010121140190-KTI-ABSTRAK)
MUHAMMAD ARVA RAYHAN IMANDRIKA-22010121140190-KTI-ABSTRAK.pdf Download (21kB) |
Abstract
Latar Belakang: Bertambahnya populasi lansia di Indonesia membawa dampak pada peningkatan masalah kesehatan. Pada usia lanjut, terjadi penurunan bentuk dan fungsi organ, khususnya pada sistem musculoskeletal, yang mengakibatkan berkurangnya kekuatan otot (sarkopenia) serta menurunnya kecepatan berjalan. Sarkopenia sering kali muncul bersamaan dengan kondisi hiperglikemia atau kadar gula darah yang tinggi.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kadar gula darah dengan kekuatan genggaman tangan dan kecepatan berjalan pada lansia
Metode: Penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan menggunakan desain cross-sectional dilakukan di Posyandu lansia, Pasadena, Ngaliyan, Kota Semarang. Subjek berupa lansia berusia 60-75. Subjek yang memenuhi kriteria diukur kekuatan genggaman tangan dan kecepatan berjalan sebagai variabel terikat dan kadar gula darah sewaktu sebagai variabel bebas. Kadar gula darah diukur dengan menggunakan metode enzimatik heksokinase dengan jenis spesimen plasma EDTA. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman dan Pearson.
Hasil: Rata-rata kadar gula darah pada sampel adalah 128,05±60,06 mg/dL, termasuk dalam rentang normal. Rata-rata kekuatan genggaman tangan adalah 15,95±3,17 kg, sementara kecepatan berjalan rata-rata tercatat sebesar 1,03±0,21 m/s. Uji Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara kadar gula darah dengan kekuatan genggaman tangan (p=0,936; r=-0,13) maupun antara kadar gula darah dengan kecepatan berjalan (p=0,396; r=-0,138). Namun, ditemukan hubungan signifikan antara kekuatan genggaman tangan dan kecepatan berjalan (p=0,037; r=0,331), dengan kekuatan hubungan positif lemah.
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar gula darah dengan kekuatan genggaman tangan, begitu juga hubungan kadar gula darah dengan kecepatan berjalan pada lansia.
Kata kunci : Lansia, kadar gula darah, kekuatan genggaman tangan, kecepatan berjalan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Lansia, kadar gula darah, kekuatan genggaman tangan, kecepatan berjalan |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 27 Dec 2024 01:09 |
| Last Modified: | 27 Dec 2024 01:09 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28430 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
