ZINTA, ANNISA ZAHRA (2024) KOLABORASI ANTAR STAKEHOLDERS DALAM PENGEMBANGAN KAMPUNG TEMATIK (STUDI PENELITIAN KAMPUNG KULINER PUJASERA ENERGI DI KELURAHAN TAMBAKHARJO KOTA SEMARANG). Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
COVER (3).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (689kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (406kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (327kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (421kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Download (224kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (225kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (924kB) |
Abstract
Pembentukan Kuliner Pujasera Energi di Kelurahan Tambakharjo bertujuan
mengatasi kemiskinan akibat alih fungsi lahan tambak menjadi permukiman yang
menyebabkan pengangguran di kalangan mantan petani tambak. Namun, sejak
peresmian pada 2021 hingga 2022, kampung tematik ini menghadapi masalah sepi
pengunjung dan aksesibilitas yang terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis
proses kolaborasi antar stakeholders dalam pengembangan Kampung Kuliner
Pujasera Energi serta faktor pendorong dan penghambatnya. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data
dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur.
Narasumber meliputi pihak Kelurahan Tambakharjo, Bappeda Kota Semarang, PT
Pertamina AFT Ahmad Yani, PT Undip Maju, dan pelapak usaha. Analisis
dilakukan berdasarkan teori collaborative governance Ansell dan Gash dengan
empat indikator: kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan, dan proses
kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan 1) Kondisi awal cukup baik karena
terdapat kolaborasi masa lampau yang sudah terjadi, yaitu berupa kolaborasi dalam
bentuk dapur pertaharjo, tetapi terdapat sub indikator yang belum optimal berupa
ketidakseimbangan sumber daya yaitu kurangnya pengetahuan UMKM. 2) Desain
kelembagaan sudah baik karena terdapat aturan pelaksanaan kampung tematik serta
kaidah operasional di Kampung Kuliner Pujasera Energi. 3) Kepemimpinan sudah
baik, karena melibatkan stakeholders dalam penyelesaian konflik. 4) Proses
kolaboratif cukup baik karena adanya forum diskusi dalam membangkitkan
kembali kehidupan Kampung Kuliner Pujasera Energi dengan adanya komitmen
tinggi dari para stakeholders sehingga membentuk suatu kepercayaan satu sama
lain dalam proses kolaborasi, namun terdapat ketidakselarasan pemahaman
bersama antara Kelurahan Tambakharjo dan PT Pertamina AFT Ahmad Yani
dengan Bappeda Kota Semarang dalam hal pembinaan melalui proses sosialisasi.
Faktor pendorong utama adalah komitmen dan kepercayaan antar stakeholders,
sedangkan faktor penghambat meliputi ketidakseimbangan sumber daya dan
ketidakselarasan pemahaman. Saran untuk pengembangan kolaborasi meliputi
pengecekan kebutuhan kampung tematik oleh Kelurahan Tambakharjo,
pendampingan pelapak usaha untuk literasi digital, dan melanjutkan kerja sama
dengan akademisi guna mendukung keberlanjutan Pujasera Energi.
Kata Kunci: Collaborative Governance, Kemiskinan, Kolaborasi, Stakeholders,
Pengembangan UMKM
188/PEM/2024
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 24 Dec 2024 04:55 |
| Last Modified: | 24 Dec 2024 04:55 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28418 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
