HASTUTI, UMIANA SAFIRA DWI (2024) GAMBARAN PENCEGAHAN PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA MAHASISWA UNIVERSITAS X KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
REPO UMIANA.pdf - Published Version Download (433kB) |
Abstract
Perilaku seksual berisiko seperti berhubungan seksual sebelum menikah, berganti-ganti pasangan seks, serta tidak menggunakan kondom pada saat berhubungan seksual dapat meningkatkan risiko penularan IMS dan HIV AIDS di kalangan mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pencegahan perilaku seksual berisiko pada mahasiswa. Jenis rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian kuantitatif menggunakan metode angket, sementara penelitian kualitatif menggunakan metode wawancara mendalam. Pengambilan sampel menggunakan metode quota sampling. Total responden untuk penelitian kuantitatif yaitu 98 responden. Responden yang sudah pernah melakukan hubungan seksual, akan diwawancarai secara mendalam. Total informan kualitatif yaitu 4 informan. Analisis pada data kuantitatif menggunakan analisis univariat, analisis pada data kualitatif menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan, sebanyak 91 responden tidak pernah berhubungan seksual, sedangkan 7 responden lainnya sudah pernah berhubungan seksual. Hasil penelitian kualitatif pada informan yang sudah pernah berhubungan seksual menunjukkan bahwa 2 informan berhubungan seksual dengan 1 pasangan seks, dan 2 informan lainnya berhubungan seksual dengan lebih dari 1 pasangan seks. Sebanyak 3 subjek penelitian tidak selalu menggunakan kondom, sementara 1 subjek penelitian lainnya selalu menggunakan kondom ketika berhubungan seksual. Disimpulkan bahwa pengetahuan yang baik dapat membantu remaja mencegah perilaku seksual berisiko, namun pengetahuan yang baik tidak selalu menghasilkan perilaku yang baik, karena adanya faktor lain seperti pengaruh teman sebaya. Perilaku positif teman sebaya seperti selalu membawa kondom sebagai bentuk pencegahan, menjadi faktor pendorong mahasiswa melakukan pencegahan perilaku seksual berisiko. Perilaku negatif dari teman sebaya yaitu sudah pernah berhubungan seksual, dan berganti-ganti pasangan seks, dapat menyebabkan mahasiswa tidak melakukan pencegahan perilaku seksual berisiko.
Kata kunci : Perilaku seksual berisiko, mahasiswa, universitas
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Public Health |
| Divisions: | Faculty of Public Health > Department of Public Health |
| Depositing User: | endah nurkhayati |
| Date Deposited: | 23 Dec 2024 02:31 |
| Last Modified: | 23 Dec 2024 02:31 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28264 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
